PKL Kolaka Direlokasi di Pusat Wisata Kuliner – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

PKL Kolaka Direlokasi di Pusat Wisata Kuliner

PKL KOlakaKOLAKA, BKK – Dinas Koperasi dan Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kolaka merelokasi semua pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini bertebaran di Kolaka, dalam satu areal di pinggir pantai yang diberi nama pusat wisata kuliner.

Kadis Koperindag Kolaka Hj Asmani Arief ditemui usai rapat persiapan HUT Sultra, Minggu (10/4) mengatakan, relokasi dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2014 tentang relokasi dan penataan pedagang kaki lima di kabupaten Kolaka.

Karena itu, semua pedagang kaki lima yang menjual kuliner ataukah jus di pantai Mandra, tugu cacao dan pinggir jalan disatukan di pantai Alam Mekongga yang menjadi pusat kuliner di Kolaka.

“Jumlah pedagang yang direlokasi sebanyak 107 pedagang. Mereka difasilitasi oleh Dinas Koperindag dengan menyiapkan 120 tenda, termasuk bantuan dari Antam,” katanya.

Di pusat kuliner, Pemda menyiapkan fasilitas berupa tenda dari besi, listrik 33 ribu watt dan saluran PDAM supaya jualan mereka lebih bersih. Mereka hanya membayar iuran setiap bulan kepada Pemda.

Asmani mengakui, dalam merelokasi pedagang kaki lima sempat mendapat penolakan sebelum dilakukan sosialisasi. Namun setelah dilakukan pendekatan kepada pedagang yang dilakukan selama tiga bulan, serta beberapa kali pertemuan guna mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan keinginan mereka. Setelah dipasilitasi apa yang menjadi keluhannya, akhirnya mereka setuju dan sepakat untuk disatukan.

“Di sana diatur sedemikian rupa. Untuk makanan sari laut jejer pertama, dilanjutkan gorengan dan jus. Adapun yang menghadap laut digunakan Cafe bernyanyi,” ungkapnya.

Mantan Kabag Humas Kolaka ini menegaskan, jika nantinya ada pedagang kaki lima membuka penjualan ditempat yang sudah dilarang, pihak Koperindag bekerjasama dengan Satpol PP akan melakukan bongkar paksa. (cr3/c/jie)

To Top