Nama Ketua PAN Sultra Turun Pekan Ini – Berita Kota Kendari
Headline

Nama Ketua PAN Sultra Turun Pekan Ini

Umar : Kemungkinan Besar Masih Nur Alam

KENDARI, BKK – Teka-teki siapa yang menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara (Sultra), akan terjawab pada pekan ini.
Mantan anggota formatur Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Sultra Umar Samiun memastikan, DPP akan segera mengumumkan nama ketua dalam kurun pekan ini, berdasarkan hasil komunikasinya dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Zulkifli Hasan.
Dia mengakui keputusan DPP PAN tersebut agak lambat. Itu dikarenakan Nur Alam harus ditunggu selesai menjalankan ibadah umrah.
“Keputusannya sudah ada pekan ini. Karena pak gubernur sudah pulang dari umrah,” terang Umar Samiun di Grand Clarion Hotel Kendari, Minggu (10/4).
Untuk nama ketua, Umar tetap berkeyakinan bahwa Nur Alam masih dipercayakan DPP untuk kembali memimpin PAN. “Saya dipanggil di sini (Kendari) karena gubernur sudah pulang dari umrah. Keputusannya, tetap seperti yang kita bicarakan kemarin,” jelasnya.
Umar melanjutkan, DPP harus segera mengumumkan nama ketua DPD PAN Sultra mengingat tahapan Pilkada 2017 sudah di depan mata. Bahkan keputusan tersebut juga sangat penting untuk menyusun strategi pemenangan pada Pilkada 2018.
“Partai lain sudah melakukan penjaringan. Sementara kita belum meyentuh agenda itu,” katanya.
Dia juga menceritakan kembali kejadian saat musyawarah para formatur. Dia menuturkan, meski Nur Alam tidak datang di musyawarah tersebut, tetapi tiga anggota formatur, Kery Syaiful Konggoasa, Abdurrahman Saleh dan dirinya sudah sepakat Nur Alam tetap menjabat di periode keempatnya Ketua DPW PAN Sultra. Sementara satu komisioner, Asrun, memilih dirinya sendiri.
“Sebenarnya, sejak malam itu kalau Kery, Rahman dan saya sendiri sudah sepakat tinggal di-SK-kan saja oleh DPP,” sebutnya.
Hanya saja, saat itu Nur Alam masih menimbang-nimbang apakah akan tetap meneruskan kepemimpinannya berdasarkan desakan mayoritas. Dia menyebut keputusan akhir sebenarnya sudah ada dari dialog antara Nur Alam dan Zulkifli Hasan.
Nur Alam pada akhirnya mau kembali memimpin dengan pertimbangan kesolidan partai serta agenda politik pada Pilkada 2017 dan 2018. “Karena, hanya beliau yang mampu menyolidkan partai ini. Selain itu, adanya dua kluster pilkada yang harus dipersiapkan ke depan,” tuturnya.
Sementara Asrun yang juga anggota formatur belum ingin memberikan komentar. Dia hanya mengisyaratkan untuk menunggu keputusan DPP.
“Kita tunggu saja hasil dari DPP. Seperti apa hasilnya, itu yang terbaik,” tuturnya belum lama ini. (r1/b/aha)

Click to comment
To Top