Lingkar Sultra

Kepala UPTD Palangga Akan Dicopot

ANDOOLO, BKK – Kasus pidana yang menyeret Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas(UPTD) Kecamatan Palangga, Dinas Pendididikan Konawe Selatan(Konsel), Rena SSos, berbuah buruk atas pekerjaannya sebagai Pegawai Negeri Sipil dan sebagai Kepala UPTD.

Pasalnya, Kepala Dinas Pendidikan Konsel akan memanggil Rena dalam rangka menindaklanjuti surat ASN yang ditujukan oleh pemerintah Konsel agar segera melepas jabatan dan menurunkan jabatan bagi pegawai yang tersandung kasus pidana.

“Hari Senin besok (hari ini,red) saya akan memanggil kepala UPTD Palangga untuk menghadap. Kita akan menyampaikan bahwa berdasarkan surat ASN, dia harus diturunkan jabatannya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Konsel, Walam SSos, saat dihubungi via selulernya.

Untuk diketahui, Kepala UPTD Palangga terlibat dalam pengarahan massa pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) beberapa waktu lalu. Panwas mengetahui aksi itu dalam melaporkan kepada pihak berwajib

Rena dianggap bersalah dan menjalani hukuman berbulan bulan lamanya, dan saat ini oknum PNS tersebut telah bebas namun masih menjabat sebagai Kepala UPTD Kecamatan Palangga.

Walam mengatakan, UPTD kecamatan se Kabupaten Konsel yang sebelumnya berjumlah 22, saat ini telah bertambah menjadi 25, sehingga posisi akan diisi dalam waktu dekat.

“Sebelumnya ada 22 UPTD di konsel namun saat ini kita tambah menjadi 25 UPTD, karena ada tiga kecamatan baru yakni Andoolo Barat, Kolono Timur, Sabolakoa. Itu semua merupakan jabatan baru bukan karena mempunyai masalah, dan ada satu Kepala UPTD yang akan diganti itu karena Pensiun yakni UPTD kecamatan Buke,” jelas Walam.

Walam juga menambahkan Untuk menduduki jabatan itu harus memiliki rekam jejak yang menghuni dan sesuai pangkat dan golongan.

“Calon Kepala UPTD harus punya keunggulan, berprestasi, pangkat juga sangat penting, dan yang terpenting calon UPTD tidak boleh terkait sertifikasi. Bisa saja ikut namun harus melepas sertifikasinya,” katanya. (k8/c/jie)

To Top