Bobby Berjanji Hadiri Pemeriksaan Pekan Ini – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Bobby Berjanji Hadiri Pemeriksaan Pekan Ini

Kasus Illegal Logging Anggota DPRD Butur
KENDARI, BKK – Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan akan memeriksa oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buton Utara (Butur) Herman Yanto alias Bobby pekan ini.
Itu berdasarkan janji yang diungkapkannya pejan lalu. Dimana, legislator Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini, siap menghadiri pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan illegal logging tanpa dikirimkan lagi surat panggilan kedua.
“Bobby akan diperiksa pekan ini. Karena, dia sudah berjanji akan menghadiri panggilan, sehingga penyidik tidak lagi mengirimkan surat panggilan kedua,” jelas Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, Minggu (10/4).
Ditegaskan, namun jika Bobby tidak menepati janjinya, penyidik akan langsung mengirimkan surat panggilan kedua. Dan, kemungkinan disertai dengan surat perintah membawa atau yang familiar disebut penjemputan paksa.
Perwira polisi dengan satu melati di pundak ini menambahkan, sedianya Bobby menghadiri pemeriksaan sebagai tersangka pada 4 April 2016. Namun, melalui pengacaranya yang datang menyampaikan ke penyedik, jika Booby meminta waktu dua pekan ke depan untuk menghadiri pemeriksaan.
Sayang, permintaan itu ditolak. Penyidik hanya memberikan waktu satu pekan, jika tidak menghadirinya maka akan langsung dikirimkan panggilan kedua.
Diketahui, penyidik Tindak Pidana Tertebtu (Tipiter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra telah memeriksa beberapa orang yang dianggap paling bertanggung jawab dalam kasus tersebut.
Di antaranya oknum anggota DPRD Butur Herman Yanto alias Bobby, oknum Dinas Kehutanan (Dishut) Butur yang menjabat sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), Marten; dan oknum polisi yang bertugas sebagai Komandan Pos Polair Butur, Darwis.
Disebutkan, Bobby adalah selaku pemilik kayu, Darwis berperan sebagai penyedia kapal untuk memuat kayu ilegal, sedang Marten dituduh melakukan pembiaran.
Ketiganya telah sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Terbaru penyidik Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra memeriksa Darwis, Jumat (8/1) lalu.
Petugas Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra melakukan penangkapan satu buah kapal KLM Cahaya Satriani GT 138 yang memuat 300 meter kubik atau 2.700 batang kayu, di Pesisir Pantai Pasir Putih Desa Damai Loborona Kecamatan Bone Gunu Kabupaten Butur, Rabu (25/11) sekitar pukul 06.00 Wita. (r2)

Click to comment
To Top