Lelang Jabatan Pemprov Sisakan 3 Orang, 25 Gugur – Berita Kota Kendari
Headline

Lelang Jabatan Pemprov Sisakan 3 Orang, 25 Gugur

nur alamKENDARI, BKK- Sebanyak 25 peserta lelang jabatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dinyatakan gugur.

Dari total 28 peserta yang mendaftar, panitia lelang mengerucutkan tiga orang untuk dipilih Gubernur Nur Alam.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra Lukman Abunawas sebagai ketua panitia lelang, sayangnya, enggan menyebut tiga nama pejabat yang lolos.

Diketahui, Pemprov baru-baru ini menggelar lelang jabatan untuk posisi kepala di empat satuan kerja perangkat daerah (SKPD), yakni dinas perhubungan (dishub); badan penelitian dan pengembangan (litbang); biro kesejahteraan rakyat (kesra); serta biro ekonomi dan sumber daya alam (SDA).

“Ada 28 calon yang akan isi empat SKPD ini. Rata-rata, nilai mereka bagus. Golongannya sudah memenuhi di atas 4B. Selain itu, pengalaman kerjanya bagus dan telah pindah-pindah di beberapa SKPD,” beber Lukman Abunawas, Senin (4/4).

Lelang jabatan didasarkan atas Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) Nomor 13 Tahun 2015 bahwa jabatan setingkat eselon II harus dilelang.

Lukman menegaskan, setelah rangkaian proses lelang itu selesai, panitia akan mengerucutkan tiga nama yang dianggap memenuhi syarat. Tiga nama itu, lanjut Lukman, dalam minggu ini akan diserahkan ke Gubernur Nur Alam untuk dinilai.

Menurut dia, aspek politik Gubernur Sultra Nur Alam akan lebih dominan sebagai penentu.

Dalam penilaian gubernur nanti, lanjut dia, tidak berdasarkan urutan nilai (rangking) dari calon pejabat. Dimungkinkan, ujar Lukman, Nur Alam menunjuk orang yang diinginkan secara pribadi.

“Bisa saja, gubernur pilih nomor urut dua atau tiga. Yang penting, tergantung gubernur. Urutan itu tidak mutlak,” jelas mantan Bupati Konawe ini.

Ia membantah kalau ada calon titipan.

“Pak Gubernur sudah tegaskan tidak ada calon titipan. Buktinya, ada yang mendaftar dari Kolaka, Kolaka Timur dan Bombana,” sebutnya.

Dijelaskan juga, penentuan lahirnya tiga orang tadi didasarkan atas penilaian objektif, melibatkan dua pejabat Pemprov Sultra, yakni Lukman Abuawas sebagai ketua panitia dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sultra, serta tiga orang dari kalangan akademisi, yakni Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Prof Andi Bahrun, Prof Nasruddin, dan Prof Muntaha.

Di tempat terpisah, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Sultra Aksah mengamini, penentu siapa yang lolos merupakan kewenangan Nur Alam sebagai kepala pejabat pembina kepegawaian (PPK).

“Sebenarnya, aspek politisnya tetap ada. Siapa orang dekat dari Nur Alam itu yang terpilih. Namun, aspek politisnya bisa terbantahkan lebih awal dengan proses lelang jabatan ini. Sekarang, tergantung proses penentuan tiga besar yang nantinya akan diserahkan panitia lelang ke PPK,” paparnya. (r1/c/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top