Penumpang KM Cantika asal Baubau Ini Buang Diri ke Laut – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Penumpang KM Cantika asal Baubau Ini Buang Diri ke Laut

KENDARI, BKK- Penumpang KM Cantika 168 dari Baubau tujuan Kendari dihebohkan oleh seorang pria yang melompat ke laut, Rabu (16/3) sekitar pukul 11.00 Wita, saat kapal sedang melaju kencang di Selat Wawonii.

Penumpang nekat itu diketahui bernama Saefulah Yusuf (22), penumpang asal Baubau.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kawasan Pelabuhan Kendari Inspektur Polisi Dua (Ipda) Rachmat Zam Zam membenarkan peristiwa ini.

Menurut keterangan salah seorang penumpang, Isa, awalnya korban berpindah tempat menuju ke bagian belakang kapal.

Di situ, lanjut dia, korban menyuruh Isa pindah atau bergeser dari tempat duduknya. Tidak lama setelah itu, wanita bernama Isa ini melihat korban terjun ke laut dengan damai.

Heboh peristiwa ini, orangtua korban langsung berlari ke ruang kapten kapal bernama Sawal, memberitahukan bahwa anaknya telah melompat ke laut.

Pihak kapal langsung menyampaikan musibah tersebut ke Kantor Search And Rescue (SAR) Kendari.

“Menurut keterangan sementara yang kami peroleh dari orangtua koran, bahwa korban memang sedang mengalami gangguan jiwa dan tujuan korban dibawa ke Kendari untuk dirawat di Rumah Sakit Jiwa,” jelas Rachmat Zam Zam, mantan Kapolsek Tinanggea, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, kemarin.

Ia menambahkan, dalam kasus ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Langkah yang diambil selanjutnya adalah memeriksa Kapten KM Cantika 168, meminta keterangan saksi Isa dan juga orangtua korban.

Lebih lanjut Rachmat mengatakan, atas kejadian itu orangtua korban tidak sadarkan diri. Sehingga, belum bisa dimintai keterangan.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor SAR Kendari Amiruddin SSos MSi melalui Humasnya Wahyudi mengatakan, setelah mendapat laporan sekitar pukul 11.30 Wita, tepat pukul 11.45 wita tim rescue yang berjumalah 20 orang yang menggunakan kapal RB 210, langsung bertolak menuju tempat kejadian musibah (TKM).

“Setelah kami mendapat laporan, sebanyak 20 personel langsung menuju TKM untuk melakukan pencarian,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, kemarin.

Menurut Wahyudi, dalam melakukan pencarian, pihaknya masih fokus  pada tempat melompatnya korban. Namun, jika pencarian masih nihil baru akan diperluas areal pencariannya. Sampai berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. (r2/b/iis)

Click to comment
To Top