Suksesi

Rusda Mahmud Tidak Maju di Musda Demokrat

Rusda Mahmud saat menerima penghargaan Rekor MURI

Rusda Mahmud saat menerima penghargaan Rekor MURI

KENDARI, BKK – Bupati Kolaka Utara (Kolut) Rusda Mahmud menegaskan tidak akan maju di Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang rencananya digelar April 2016.

Ditemui di Hotel Clarion Kendari, Selasa (15/3), Rusda menilai mayoritas kader masih menginginkan Muhammad Endang SA untuk memimpin partai berlambang mercy di Sultra. Untuk itu, sebagai bentuk penghargaannya, dia tidak maju musda.

“Kemungkinan saya tidak maju,” terang Rusda kepada jurnalis Berita Kota Kendari (BKK).

“Kelihatannya, teman-teman masih suka Endang,” ujarnya.

Sebagai kader, lanjut Rusda, dirinya tetap mendukung Endang bila semua mayoritas mendukungnya.

“Pasti dukung,” katanya.

Langkahnya untuk tidak maju, ujar dia, sebagai bentuk persatuan di internal partai. Sebab, alas dia, bila dirinya maju mka konstalasi di partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini akan berubah, bahkan bisa berlangsung panas.

“Kita di Demokrat persaudaraan begitu tinggi,” katanya.

Untuk menghindari konflik internal partai, kata dia, harus duduk bersama dan tidak saling melawan satu sama lain.

Berkait dengan nasib pencalonannya di Pemilihan Gubernur (Pilgub), Rusda tetap berharap lewat pintu Demokrat. Namun, ia pencalonannya itu juga bergantung pada hasil survei.

“Insya Allah kalau elektabilitas tinggi, ya, pasti Demokrat. Kalau rendah, pasti Demokrat (mempertimbangkan, red). Walaupun saya orang Demokrat tidak bisa serta merta mendapatkan Demokrat,” tuturnya.

Rencananya, Musda Partai Demokrat akan digelar akhir Maret atau paling lambat awal April 2016. Musda ini akan dilaksanakan secara serentak bersama musyawarah cabang (muscab) kabupaten atau kota se-Sultra. (r1/d/iis)

To Top