Polda Periksa Mantan Pj Bupati Koltim – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Polda Periksa Mantan Pj Bupati Koltim

Mantan Pj Bupati Koltim, Anwar Sanusi

Mantan Pj Bupati Koltim, Anwar Sanusi

KENDARI, BKK – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) memeriksa mantan Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Timur (Koltim) H Anwar Sanusi, Selasa (15/3).

Pria yang kini menjabat Sekretaris Kabupaten (Sekab) Koltim ini diperiksa sebagai saksi dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan jalan di Koltim, dengan total anggran lebih dari Rp 600 juta.

Ditemui usai menjalani pemeriksa, Anwar Sanusi yang menghadiri pemeriksaan menggunakan pakaian dinas harian (PDH) menjelaskan, dirinya sempat bingung dengan laporan masyarakat tersebut. Pasalnya, dasar aduan mereka adalah pemerintah terlalu cepat mengerjakan jalan tersebut.

Menyusul hal itu, Anwar Sanusi sempat bingung karena pemerintah Koltim selalu dianggap serba salah. Sebab, jika pekerjaan jalan diperlambat maka pihak pemerintah disemprot dan jika dikerjakan terlalu cepat juga dilaporkan.

“Ini terkait dengan pekerjaan jalan di Kolaka Timur. Ada laporan masyarakat masuk karena terlalu cepat katanya dikerjakan. Eh serba salahmi ini perintah. Instruksi presiden percepat, percepat. Sekarang kalau ada diperlambat ditegur juga, dipercepat juga ada lagi laporan masyarakat,” keluhnya di depan para awak media.

Anwar Sanusi mengungkapkan, memang seharusnya jalan tersebut dikerjakan dan sudah selesai pada Desember 2015, namun kenyataannya baru dikerjakan Maret 2016.

“Baru dua hari ini berjalan berjalan pekerjaannya. Paketnya sudah lengkap, ya, silahkan dijalankan,” paparnya.

Lebih lanjut Anwar Sanusi mengatakan, proyek peningkatan jalan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Koltim 2015.

“Saya dipanggil hanya sebagai saksi untuk memberikan klarifikasi mengenai kasus tersebut. Saya baru menjalani pemeriksaan pertama,” akunya.

Pantauan jurnalis koran ini, usai melayani wawancara bersama awak media, Anwar Sanusi langsung menuju ke sebuah rumah makan di Kota Kendari. Ironisnya, dalam menuju rumah makan ia ditemani tiga oknum penyidik Polda, yaitu Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Irfandi, Brigadir Markus, dan Inspektur Polisi Dua (Ipda) Juwanto.
Ketiganya merupakan oknum penyidik Unit I Subdirektorat (Subdit) III Tipikor pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra. Unit satu merupakan ruangan tempat dimana Anwar Sanusi menjalani pemeriksaan.
Bahkan mobil yang dikendarai jenis Toyota Hilux hitam merupakan milik oknum penyidik.
“Sini pak,” ujar salah seorang penyidik ketika mengajak Anwar Sanusi, sengan pintu belakang sebelah kiri mobil telah dibuka.
Anwar Sanusi sempat mengajak awak media untuk makan bersamanya, namun sayang para awak media menolak niatan baik Anwar Sanuisi tersebut.
Pemeriksaan ANwar Sanusi tersebut dibenarkan Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh.
“Iya benar dia (Anwar Sanusi, red) dimintai klarifikasi mengenai laporan masyarakat dalam kasus dugaan korupsi pekerjaan jalan di Koltim,” singkat perwira polisi dengan satu melati di pundak ini. (r2/b/iis)

Click to comment
To Top