Beranda

Ombudsman Dicatut untuk Peras Kepsek

Kepala Perwakilan ORI Sultra, Aksah

Kepala Perwakilan ORI Sultra, Aksah

KENDARI, BKK – Kesangaran nama besar Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) dimanfaatkan segelintir orang untuk memeras beberapa kepala sekolah (kepsek) di Asera Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Kepala Perwakilan Ombudsman Aksah mengaku telah mendapatkan laporan dari warga bahwa ada oknum pemeras yang mengatasnamakan Ombudsman menanyakan pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di beberapa sekolah di Konut.

“Saya dapat laporan, mereka bawa-bawa nama Ombudsman,” kata Aksah kepada Berita Kota Kendari, Senin (14/3).

Menurut Aksah, pencatutan nama Ombudsman tidak dibenarkan apalagi harus memeras. Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak mempercayai orang seperti itu. Sebab, pegawai Ombudsman dalam menjalankan tugas tidak pernah meminta imbalan apa pun.

“Saya tegaskan, Ombudsman dalam menjalankan tugasnya disertai dengan identitas dan surat tugas yang ditandatangani langsung Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra. Kalau tidak ada, maka saya minta kepada masyarakat untuk laporkan langsung ke polisi,” tegas Aksah.

Menurut Aksah, pencatutan Ombudsman sudah sering terjadi. Sebab, lembaga negara ini memiliki tugas untuk mengawasi pelayanan publik lembaga negara. Karena namanya, sehingga sangat rentan diatasnamakan oleh oknum pemeras.

“Kalau ada yang mengaku Ombudsman, lapor langsung ke saya. Ini nomor kontak saya, 085241050870. Langsung sampaikan ke saya,” tegas Aksah.

Hingga saat ini, lanjut Aksah, pihaknya belum mengetahui secara detil siapa pelaku pemerasan dengan mengatasnamakan Ombudsman. Kalau pun ditahu, maka akan langsung dilaporkan kepada aparat terkait penipuan.

“Masyarakat juga harus langsung laporkan ke polisi kalau sudah seperti itu,” tuturnya. (r1/c/jie)

To Top