Kadisdik Baubau Bantah Korupsi Pengadaan Buku Kurikulum 2013 – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Kadisdik Baubau Bantah Korupsi Pengadaan Buku Kurikulum 2013

BAUBAU, BKK- Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikmudora) Kota Baubau H Masri membantah tudingan salah satu aliansi mahasiswa yang menyebut dirinya melakukan korupsi Pengadaan Buku Kurikulum 2013.

“Tidak ada itu. Dana untuk itu nda pernah kita ambil. Ada di kas daerah semua itu,” tangkisnya, ketika ditemui di Kantor Wali Kota Baubau, Selasa (15/3).

Masri menjelaskan, pada 2013 lalu pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk pembelian Buku Kurikulum 2013 untuk seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia, termasuk Kota Baubau.

Dalam perjalanannya, terang dia, kurikulum 2013 dievaluasi kembali, sehingga daerah diminta menunda pelaksanaan kurikulum 2013.

Daerah yang belum telanjur menandatangani kontrak pembelian buku itu diminta untuk tidak membuat kontrak, sehingga Disdiknas Baubau sama sekali belum menyentuh dana dari pusat yang dimasukkan kedalam dana alokasi khusus (DAK) itu.

Masri menyatakan dirinya tidak tahu persis berapa dana tersebut, namun seingatnya dana untuk pembelian buku kurikulum 2013 untuk sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) lebih dari Rp 2 miliar.

Karena tidak terpakai, dana itu kemudian menjadi silpa (sisa lebih pembiayan anggaran) 2015.

Ia melanjutkan, sesuai petunjuk teknis, anggaran itu dipakai untuk peningkatan mutu pendidikan, di antaranya untuk rehabilitasi sekolah, penambahan ruang belajar, pembuatan laboratorium.

Dana itu sendiri merupakan gabungan dari DAK lainnya, selain dari dana untuk pembelian Buku Kurikulum 2013.

“Mari ketemu saya, saya kasih lihat semuanya. Nanti dicek ada atau tidak uang yang kita pakai untuk beli buku itu,” tantangnya. (k2/d/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top