Kadinkes Konut: Yang Meniggal Itu Bukan DBD, Hanya Mirip DBD – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Kadinkes Konut: Yang Meniggal Itu Bukan DBD, Hanya Mirip DBD

Penyakit Ini Diimpor Kota Kendari

WANGGUDU, BKK- Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Konawe Utara (Konut) dr Marthaya membantah korban meninggal baru-baru ini bukan disebabkan demam berdarah melainkan penyakit yang hanya mirip demam berdarah.

Dia menyatakan Konut aman dari serangan demam berdarah dengue (DBD). Tapi, bagaimana dengan 23 orang yang dirawat di beberapa pusat kesehatan masyarakat yang dicurigai (suspect) demam berdarah?

“Menurut laporan dari para kepala puskesmas yang menangani kasus ini, para pasien sudah mulai membaik,” katanya, saat rapat kerja dengan Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Selasa (15/3), di ruang rapat dewan.

Marthaya juga mengklaim munculnya DBD diakibatkan kegagalan dinkes melakukan antisipasi, dan karena telat mengkampanyekan gaya hidup bersih pada masyarakat.

Menurut dia, penyakit DBD yang diderita warga Konut merupakan penyakit impor dari daerah lain.

Hal ini, alas dia, melihat penyebaran pengidap penyakit ini hanya di kecamatan yang dekat dengan perbatasan, yakni Lasolo ke bawah (Motui, red).

Menurutnya, penyakit ini diperoleh akibat mobilisasi warga yang tinggi ke daerah padat penduduk seperti Kota Kendari.

“Sedangkan dari Lasolo ke Wiwirano itu tidak ada kasus pasien yang suspect DBD. Apalagi, jika ada kabar sampai ada yang meninggal. Saya pastikan itu bukan karena DBD. Melainkan penyakit lain yang mirip dengan gejala penyakit ini,” Marthaya berapi-api.

Ketua Komisi C Samir bertindak sebagai pimpinan rapat menyarankan dinkes tidak lengah.

“Fogging (pengasapan) atau cara-cara lain patut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini. Jangan nanti ada yang meninggal baru kita saling menyalahkan,” pintanya. (k7/e/iis)

To Top