Arena

Beberapa Cabor Sultra Belum Terdaftar PON

KENDARI, BKK – Hasil pantauan yang dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Jawa Barat (Jabar), ditemukan beberapa cabang olahraga (cabor) Sultra belum terdaftar sebagai peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX.

Padahal pihak KONI sudah mendaftarkan seluruh cabor Sultra yang lolos dalam Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) yakni sebanyak 23 cabor, dengan bukti pendaftaran sistem online.
Wakil Ketua II KONI Sultra, Drs Ashar, menuturkan, beberapa cabor yang belum terdaftar disebabkan masih ada hal yang belum dipenuhi sehingga harus menunggu, karena harus duduk bersama lagi antara Pengurus Besar (PB) PON dan PB cabor.
Ashar menyebutkan, Cabor yang belum terdaftar tersebut antara lain Softball. Cabor ini bermasalah pada personal atletnya.
“Sebab, kami di KONI mendaftarkan jumlah atlet untuk cabor Perbasasi sebanyak 14 atlet, namun menurut pengurus provinsi (Pengprov) Perbasasi bahwa jumlah atletnya sebanyak 15,” ungkapnya, Selasa(15/3), seraya menambahkan, masalah tersebut harus dibicarakan dulu antara PB PON dan pengurus Perbasasi.
Selain Perbasasi, cabor lain belum terdaftar yaitu bulutangkis yang harus menunggu hasil pertemuan antara PB PON dengan PB PBSI, karena ada yang harus diklarifikasi dan diluruskan.
Di cabor bulutangkis, kata dia, masalah utamnya adalah posisi mereka pada hasil Pra-PON yang lalu, karena data atlet PBSI di daerah mereka lolos PON XIX dan otomatis kalau memang PBSI ada yang lolos PON maka berarti ada juga datanya pada PB PON.
“Namun setelah kami di lokasi pelaksanaan PON XIX data yang ditayangkan oleh PB PON untuk cabor bulu tangkis tidak nampak. Inilah yang kita harus selesaikan dimana letak permasalahnnya,” terangnya.
Kemudia, cabor sepakbola juga belum terdaftar karena masih dalam tahap menunggu hasil Pra-PON, disamping itu juga Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) yang masih menunggu hasil Pra-PON juga. (m3/d/jie)

To Top