Anggota Polda Dihajar 15 Preman di Wuawua, Luka Dalam – Berita Kota Kendari –
Kasuistika

Anggota Polda Dihajar 15 Preman di Wuawua, Luka Dalam

KENDARI, BKK- Seorang polisi dikeroyok di Wuawua oleh kelompok pemuda berjumlah 15 orang. Korban tidak bonyok-bonyok, tapi di dalam linu-linu. Belakangan diketahui, pelaku adalah pembantu tumah tangga anggota polisi juga. Dan pangkat lebih tinggi dari korban.

Korban bertugas di Direktorat Sabhara (Ditsabara) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), lengkapnya Brigadir Polisi Dua (Bripda) Buchori Hasyim.

Insiden berdarah tersebut terjadi di warung makan Sari Laut Lamongan Pak Karjo yang terletak di depan Lorong  Haeba Jalan Ahamad Yani Kelurahan Wuawua Kecamatan Wuawua Kota Kendari, Senin (14/3) sekitar pukul 22.00 Wita.

Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengelola Informasi (PID) Humas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh mengurai, penganiayaan tersebut bermula dari Bripda Buchori, sekitar pukul 19.00 Wita, berada di warung makan Pak Karjo.

Di situ, tiba-tiba muncul salah seorang pelaku bernama Adin yang hendak memesan makanan. Namun, Adin diketahui sering memalak di warung Pak Karjo.

Anto yangv tidak lain merupakan salah seorang karyawan warung menyampaikan kepada Bripda Buchori bahwa orang yang datang itu adalah Adin yang sering memalaknya.

Mendengar hal itu, Bripda Buchori tanpa berpikir panjang langsung mendatangi Adin, lalu melayangkan beberapa pukulan ke arah kepala Adin. Setelah itu, Buchori menyuruh Adin untuk pulang.

“Kenapa selalu memalak di warung” ujar Dolfi menirukan kata-kata Buchori.

Tidak terima dengan hal itu, Adin yang tempat tinggalnya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya tinggal di Lorong Durian Kelurahan Wuawua langsung memanggil teman-temannya yang berjumlah 15 orang, dan kembali datang di warung sari laut untuk balas dendam kepada Bripda buchori.

Setibanya di warung sari laut, satu di antara teman Adin langsung mencabut badik. Melihat hal itu, Bripda Buchori melarikan diri.

Namun, sayang Bripda Buchori dikejar sambil dipukuli sampai puas.

“Korban memang tidak mengalami luka tapi, sakit-sakitan pada kepala,” kata Dolfi.

Adin merupakan pengasuh atau penjaga anak dari anggota polisi bernama Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Sahabudin alia Oddang yang bertugas di Reskrim Polda Sultra.

Menyusul kejadian tersebut, Aipda Sahabudin mendatangi Bripda Buchori dan menyelesaikan permasalahan tersebut. (r2/b/iis)

kayseri escort eskişehir escort porn
To Top