Warga Ambepua Lahirkan Anak Kembar Empat – Berita Kota Kendari
Headline

Warga Ambepua Lahirkan Anak Kembar Empat

KENDARI, BKK– Riana (24), warga Desa Ambepua Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berhasil melahirkan empat bayi sekaligus. Persalinan langka ini terjadi pada pukul 11.00, Senin (7/3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kendari.
Istri dari Habil (25) ini melahirkan melalui operasi cesar. Keempat anaknya itu, berjenis kelamin perempuan.
“Karena setelah diobservasi oleh dokter, dia tidak bisa melahirkan normal. Terpaksa harus dioperasi,” terang Kepala Sub Bagian Humas dan Hukum RSUD Bahteramas, Masita SKM MKes, Selasa (8/3).
Operasi Riana ditangani oleh tim dokter RSUD Bahteramas yang dipimpin oleh dr Lidiana. Waktu kelahiran keempat bayi ini, hanya memakan waktu menit.
“Ada dokter anastesi, dokter anak dan dokter kandungan. Tidak terlalu lama sih. Antara bayi yang satu dengan lainnya tidak sampai makan jam. Hanya menit,” ujarnya.
Pascaoperasi, lanjut dia, kondisi bayi dan ibunya sehat. Untuk bayinya, sementara dirawat intensif oleh dokter di ruang PICU NICU atau dalam inkubator karena kondisinya sangat rentan dengan penyakit. Sedangkan ibunya dirawat di ruang Delima RSUD Bahteramas.
Meski begitu, lanjut Masita, berat badan lahir (BBL) keempat bayi itu tidak normal berdasarkan kelahiran pada umumnya. Anak pertama, BBL-nya sekitar 1,9 kilogram (kg), kedua 1,8 kg, ketiga 1,7 kg dan keempat 1,650 kg.
“Standar bayi normal itu, BBL-nya sekitar 2,5 kg. Tapi, biasanya bayi kembar kondisi berat badannya hanya sampai segitu (kisaran 1 kg),” ujarnya.
Saat ini, bayi tersebut belum belum mendapatkan asupan air susu ibu (ASI) dari Riana karena mereka dirawat terpisah. “Untuk sementara, bayi ada makanan sendiri. Selama dalam kandungan kan ada cadangan makanannya. Bayi bisa hidup walaupun tidak makan dalam satu hari. Itu sudah kuasa Allah,” bebernya.
Sejauh ini, tambah Masita, belum ditemukan kelainan pada bayi. Namun, tim dokter terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan keempat bayi tersebut.
“Sekarang, belum bisa dijenguk. Kecuali, ibu dan bapaknya atau keluarganya. Tamu juga, belum bisa diizinkan untuk melihatnya. Karena, suhu badan orang bisa berpengaruh terhadap kondisi kesehatan bayi. Daya tahan tubuh bayi tidak seperti orang dewasa,” katanya.
Sayangnya, upaya untuk mendapatkan bayi kembar empat tersebut tak membuahkan hasil. Pihak keluarga ibu bayi yang sudah dirayu oleh para wartawan ternyata hanya bersedia memberikan gambar secara ekslusif alias berbayar. (r1/b/aha)

To Top