Kolut Menjadi Pusat Transaksi Motor Curian – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Kolut Menjadi Pusat Transaksi Motor Curian

Kasat Lantas Polres Kolaka Utara, AKP Anton Bhayangkara Gaisar SIK

Kasat Lantas Polres Kolaka Utara, AKP Anton Bhayangkara Gaisar SIK

LASUSUA, BKK- Anda kecurian motor? Coba cari di Kolaka Utara (Kolut). Daerah ini menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kolut telah menjadi pasar penjualan hasil pencurian kendaraan bermotor (curanmor) baik dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) maupun dari jazirah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kasatlantas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anton Bhayangkara Gaisar SIK mengatakan, menjadi daerah yang berbatasan lansung dengan Sulsel dengan kemudahan sarana tranportasi baik melalui darat maupun laut, menjadikan Kolut seperti itu.

Kondisi ini didukung oleh topografi Kolut yang bergunung-gunung, yang mana penduduknya kebanyakan berkebun di gigir gunung.

“Karena di daerah pengunungan tidak ada razia, dan kendaraan ini tidak pernah di pakai di perkotaan,” katanya.

Jadi, masih kata Anton, mudahnya transaksi hasil curanmor di derah ini karena kendaran tersebut hanya digunakan di kebun atau gunung, sehingga untuk melakukan razia Satlantas sangat terkendala dengan kondis pegunungan.

Menurut Anton, hasil identifikasi sementara, ada beberapa kendaraan yang diduga hasil curanmor dari Sulsel dipakai di daerah daerah pegunungan itu.

“Kalau melakukan razia di pengunungan, pasti (polisi, red) akan disalahkan. Karena itu bukan kapasitas satlantas.

“Kendaraan pun telah di modifikasi sedemikian rupa sehingga untuk mengenali kendaran tersebut harus dilakukan pemeriksaan surat-suratnya,” papar Anton.

Yang bisa dilakukan hanyalah mengintensifkan berbagai operasi atau razia kendaraan.

“Ini sangat efektif untuk menekan terjadi peredaran kendaraan hasil curanmor,” sebutnya. (k6/d/iis)

To Top