29.000 lebih Balita di Buton dan Baubau Divaksin Polio – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

29.000 lebih Balita di Buton dan Baubau Divaksin Polio

Ketua DPRD Baubau, Roslina Rahim saat memberikan vaksin imunisasi kepada seorang balita di Baubau. (Foto: Adnan/BKK)

Ketua DPRD Baubau, Roslina Rahim saat memberikan vaksin imunisasi kepada seorang balita di Baubau. (Foto: Adnan/BKK)

BAUBAU, BKK – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) digelar serempat di seluruh wilayah Indonesia, Selasa (08/03). Di Kabupaten Buton dan Kota Baubau total 29.000 lebih anak balita mendapatkan vaksin imunisasi polio.

Untuk di Kota Baubau, sebanyak 17.310 balita berusia 0 hingga 59 bulan diberikan vaksin imunisasi polio itu. Tujuan pemberian vaksin polio untuk memberikan perlindungan secara optimal, dan merata pada balita terhadap kemungkinan munculnya kasus atau virus polio.
“Kami target 17.310 balita akan diberikan vaksin selama sepekan ini agar bebas penyakit polio 2020 mendatang,” demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Edy Natsir, saat diwawancarai awak media depan kantornya, Selasa (08/03).
Menurutnya, penyakit polio dapat melumpuhkan layu akut anak, dan pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus polio. Penyebaran penyakit ini kata dia, melalui kotoran manusia yang terkontaminasi pada balita. Pemeberian vaksion polio itu tersebar di 17 kecamatan sekota Baubau.
“Hari ini, kita berikan vaksin kepada balita dari 17 perwakilan puskesmas dan kita siapkan 725 kader kesehatan dan simpatisan untuk pemberian vaksin terhadap balita dikota ini,” tutupnya.
Sedangkan di Kabupaten Buton, lebih dari 12.000 balita juga diberikan vaksin polio. Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun saat menghadiri pencanangan PIN di Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton menyarankan, kepada para orang tua untuk memberi imunisasi anak-anaknya agar tumbuh sehat, kuat dan cerdas, baik secara fisik dan mental.
Tujuan PIN kata dia, merupakan sasaran pembangunan negara, agar seluruh generasi tidak mudah terserang penyakit terutama kelumpuhan.
“Harapan saya semua bayi atau balita harus diberi imunisasi tanpa memandang status imunisasinya,” Kata Umar Samiun sapaan akrabnya. (k2/lex)

Click to comment
To Top