Berkas Mucikari Dinyatakan Lengkap – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Berkas Mucikari Dinyatakan Lengkap

KENDARI, BKK – Akhirnya berkas perkara mucikari LMH alias Ha (23) dinyatkan lengkap (P-21) oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Berkas tahap satunya sudah P-21, penyidik tinggal menyerahkan tersangka dan barang buktinya ke jaksa,” terang Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, Senin (7/3).

Untuk diketahui, tergiur dengan uang banyak yang datang secara instan, membuat Ha beralih profesi dari pelayan kafe menjadi mucikari. Tidak tanggung-tanggung penghasilan Ha setelah menjadi mucikari per bulannya cukup fantastik, yakni antara Rp 8 juta hingga Rp 10 juta.

Sebelum memutuskan banting setir menjadi mucikari, Ha pernah menjalani beberapa pekerjaan, yakni pernah menjadi pelayan salah satu tempat hiburan malam (THM) karaoke di Kota Kendari.

Berbekal pengalaman, ditambah lagi ada beberapa pria hidung belang yang meminta dicarikan wanita, membuat Ha tergoda.

Tepat pada 2008 silam, Ha memutuskan beralih profesi menjadi mucikari. Ia sempat vakum beberapa tahun, dan kembali aktif menjalaninya pada 2013 hingga sampai tertangkap, dan Ha sudah mempunyai 12 wanita yang selalu dijual pada para pelanggang yang kebanyakan pengusaha.

Empat dari wanita jajakan itu berstatus sebagai janda, sedang lainnya merupakan wanita yang memang tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran.

Dalam semalam, Ha mengaku sedikitnya menjajakan tiga wanita ke pria hidung belang. Pada setiap kali transaksi, Ha memasang tarif Rp 2 juta atau paling renda Rp 1,5 juta per orang. Dari transaksi itu, Ha bisa meraih untung sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta dari setiap wanita yang sudah laku.

Lebih lanjut Ha memeberkan, dirinya hanya menunggu dihubungi para pelanggan melalui telepon selulernya tiap malamnya. Lalu, dirinya menghubungi wanita yang telah dipesan tersebut, sesuai dengan gambar foto pilihan yang dikirim Ha kepada pelanggan sebelum proses kesepakan terjadi.

Petugas Ditreskrimum Polda Sultra berhasil menjaring empat pelaku prostitusi di Kota Kendari. Kempatnya adalah satu orang mucikari Ha serta tiga PSK, yakni Fi, An, dan Si. Namun tiga PSK hanya dijadikan saksi, dengan alasan mereka hanya sebagai korban.

Terjaringnya para pekerja portitusi ini setelah polisi melakukan razia pada Senin 11 Januari hingga Selasa (12/1) dini hari. Dalam razia ini polisi memakai sitem undercover boy atau penyamaran, dengan berpura-pura sebagai pelanggan.

Pantauan jurnalis koran ini, kempatnya diamankan di salah satu hotel mewah di Kendari. Swiss-belHotel. tepatnya, di kamar 219 dan 232, petugas yang melakukan razia melakukan penggerebekan. (r2/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top