Rp 210 Juta Dibawa Kabur Fasilitator PNPM Wawonii Timur – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Rp 210 Juta Dibawa Kabur Fasilitator PNPM Wawonii Timur

Sebuah kantor desa di Wawonii

Sebuah kantor desa di Wawonii

#Dana Pembangunan Gedung PAUD 2015

#BPMD Sultra Minta Pemdes Lapor Polisi

LANGARA BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) mendapati sejumlah pembangunan infrastruktur pada 2015 yang terbengkalai.

Salah satunya, pembangunan gedung pendidikan anak usia dini (PAUD) yang bersumber dari dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Mandiri Pedesaaan) Kecamatan Wawonii Timur.

Sekretaris Komisi I DPRD Konkep Amir Danu SP akhir pekan lalu mengungkapkan, pembangunan gedung PAUD hanya selesai sekira 40 persen. Padahal, anggarannya senilai Rp 210 juta sudah cair 100 persen.

Anggaran sebesar itu mencakup pekerjaan di Desa Lembono, Kelurahan Munse, Desa Munse, dan Wakadawu.

“Saya sudah menanyakan ke Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Wawonii Timur, katanya dana itu diambil oleh fasilitator teknik-nya (FT), Yodin,” beber Amir.

Menurut politikus Partai Nasdem ini, program PNPM seharusnya selesai pada November 2015.

“Karena, akan digantikan dengan dana desa. Namun, banyaknya pekerjaan fisik di lapangan yang tidak tuntas, sehingga mereka diberi batas waktu hingga Desember 2015,” jelasnya.

“Kami pernah koordinasikan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Mereka janjikan akan mendesak Yodin. Tapi, sampai sekarang faktanya tidak ada,” jelasnya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa pada BPMD Sultra Jaya Bakti mengungkapkan, Yodin sudah dipecat.

Untuk menindaklajuti problem pembangunan gedung PAUD tersebut, urai dia, pemerintah desa harus membentuk tim penyelesaian masalah untuk dilaporkan ke pihak berwajib.

Di sisi lain, Yodin yang berhasil dikonfirmasi via telepon seluler (ponsel) berjanji, dirinya akan menyelesaikan pembangunan gedung PAUD Kelurahan Munse itu. Hanya saja, ia tidak merinci kapan waktu pelaksanaannya. (k4/iis)

To Top