Ibukota Bombana Dikepung Banjir – Berita Kota Kendari
Headline

Ibukota Bombana Dikepung Banjir

Rumbia-20160301-00641

Rumah milik salah satu warga kelurahan Kasipute yang direndam banjir, Selasa (1/3). Foto: Ridha

RUMBIA, BKK- Meski hujan deras yang mengguyur ibukota Kabupaten Bombana hanya berlangsung kurang lebih satu jam lamanya, namun hal ini cukup meresahkan warga setempat.

Sedikitnya, empat kelurahan diwilayah ibukota daerah penghasil emas itu direndam banjir yang mengakibatkan puluhan rumah warga terendam.

Empat kelurahan tersebut meliputi, Kelurahan Po’eya kecamatan Rumbia Tengah, kelurahan Kasipute, Doule, serta Kelurahan Lampopala yang ketiganya masuk wilayah kecamatan Rumbia.

Belum diketahui pasti berapa jumlah rumah warga yang terendam, namun berdasarkan informasi dan pantauan jurnalis koran ini, jumlah rumah warga yang direndam banjir tersebut ditaksir mencapai puluhan rumah.

Pantauan koran ini, di kecamatan Rumbia Tengah, sedikitnya lima rumah warga direndam banjir akibat meluapnya sungai Po’eya.

Sementara diwilayah kecamatan Rumbia yang meliputi Kelurahan Kasipute, Doule, serta Lampopala, terdapat puluhan Rumah Warga yang direndam banjir akibat hujan deras tersebut.

Lurah Po’eya kecamatan Rumbia Tengah, Sahirul menjelaskan, meluapnya sungai Po’eya tersebut adalah yang pertama terjadi pasca terjadinya banjir bandang beberapa tahun lalu.

Menurut dia, sistem drainase yang tidak mampu membendung bajir juga merupakan salah satu penyebab terendamnya rumah warga diwilayahnya.

Selain rumah warga, satu fasilitas pendidikan yakni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 33 Kasipute juga ikut terendam. Akibat kejadian ini proses belajar mengajar disekolah tersebut jadi terganggu.

Sejumlah siswa disekolah tersebut memanfaatkan banjir tersebut untuk bermain. Asmawati, guru SDN 33 Kasipute menilai, banjir yang melanda sekolah tersebut sangat menganggu kegiatan proses belajar mengajar.

“Kalau sudah banjir seperti ini, konsentrasi siswa saat belajar pasti terganggu. Mereka memanfaatkan situasi seperti ini untuk bermain,” ungkap, Asmawati.

Secara terpisah, camat Rumbia Tengah, Ramsi Rafiu mengatakan, sejak awal tahun ini, wilayah kecamatan Rumbia Tengah sudah sering dilanda banjir.

“Belum lama ini Kelurahan Kampung baru dilanda banjir seperti ini sebanyak dua kali. Sedikitnya, 23 rumah warga disana terendam,” katanya,

Meski begitu pihaknya berjanji akan mencari solusi terbaik guna proses penanggulangan bencana yang sering melanda warga diwilayahnya itu, (cr2).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top