Pedagang Pasar Anduonohu Meluber ke Jalan – Berita Kota Kendari
Beranda

Pedagang Pasar Anduonohu Meluber ke Jalan

Sejumlah pedagang di seputar Pasar Anduonohu menjajakan jualannya di tepi jalan. Pemerintah seolah tutup mata dan bahkan terkesan mengizinkan dengan menarik retribusi. (Foto: ONNO/BKK)

Sejumlah pedagang di seputar Pasar Anduonohu menjajakan jualannya di tepi jalan. Pemerintah seolah tutup mata dan bahkan terkesan mengizinkan dengan menarik retribusi. (Foto: ONNO/BKK)

KENDARI, BKK – Pemandangan semrawut terlihat di Pasar Anduonohu. Para pedagang bebas berjualan hingga meluber ke tepi jalan sekitar pasar tersebut.

Sejumlah pedagang membuat lapak-lapak di Jalan Kedondong dan Jalan Gersamata. Mereka adalah pedagang buah-buahan, pedagang baju bekas (RB), pedagang sayuran, serta penjual ayam potong yang aromanya menyebar kemana-mana.

Bahkan mereka memarkir kendaraan pikap untuk dijadikan tempat jualan. Hal ini membuat akses jalan menjadi sempit. Kendaraan penjual dan pembeli yang terparkir tidak teratur menambah kumuhnya kawasan tersebut.

Salah satu pengendara La Asmin menuturkan, setiap berangkat ke kantornya, ia selalu melintasi simpang empat Pasar Anduonohu, dan selalu tersendat bahkan macet dikarenakan kendaraan memarkir di depan lapak.

“Penjualnya sudah memakai bahu jalan, pembeli juga belanja di bahu jalan, motornya di parkir didepannya, sehingga menganggu pengguna jalan lainnya,” terangnya, Jumat (26/2).

Mestinya, kata dia, pemerintah tidak tinggal diam dengan hal ini. Minimal mengambil langkah konkrit dengan menertibkan para pedagang yang menjual di bahu jalan.

Salah seorang pedagang yang lapaknya di luar area pasar, Basri, mengatakan, dirinya merupakan pedagang musiman yang pindah-pindah tempat demi menghidupi keluarganya.

Ia menjual di tempat itu berpatokan kepada pedagang lain yang dibebaskan menjual, apalagi sampai ditarik retribusi. Sebelumnya ia mengaku menjual di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Poasia, dan pindah di tempat yang di pakai sekarang, dan sudah 1 tahun jualan.

Keberadaan pedagang di bahu jalan luar areal pasar mengundang kontra dari pedagang yang ada dalam area pasar. Pasalnya, sejak para pedagang meluber ke luar, pandapatan para pedgaang di dalam pasar menajdi berkurang.

Salah satu pedagang yang menjual di tengah dan dibelakang pasar berinisial WD meminta pihak Pemkot untuk tidak mengizinkan para penjual menempati bahu jalan.

“Pasti dong sangat mempengaruhi berkurangnya pendapatan kita-kita, tolonglah ditertibkan,” pintanya. (p4/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top