Begitu Dapat, Langsung Rental Mobil Pancing Target Keluar – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Begitu Dapat, Langsung Rental Mobil Pancing Target Keluar

ilustrasi

ilustrasi

Mula-Mula Hintung Cewek Cantik untuk Diperkosa

Kasus pemerkosaan yang memancing dengan mobil agar si cewek mau keluar, ternyata memang pelaku sudah hunting terlebih dahulu. Karena cantik luar biasa, si cewek akhirnya ditetapkan sebagai target oleh dua pelaku. Maka pergilah mereka merental mobil.

Laporan: Onno, Kendari
Begitulah pengakuan tersangka Ariyanto Alias Ari (25) yang kini bersama Erri (28) mendekam di sel Kepolisian Sektor (Polsek) Poasia. Keduanya memperkosa Bunga di dalam mobil secara bergantian.

Ari yang berhasil ditemui artawan koran ini, berterus terang, dirinya terpesona melihat kecantikkan wanita itu, sebut saja namanya Bunga (21), mahasiswa sebuah sekolah kesehatan ternama di Kota Kendari dan kos-kosan di bilangan Wuawua Kecamatan Baruga.

Karena terpana kecantikan itulah, Ari muncul niat memperkosa korban.
Ari mengungkapkan, yang pertama mengenal korban adalah Erri (28). Dari perkenalan itu, suatu malam korban mau bertukar nomor handphone dengan Erri.

Beberapa hari kemudian, tepatnya Rabu (6/1) sore, Ari merental mobil Toyota Avansa dengan modal Rp 300 ribu, lalu mengajak Bunga jalan-jalan.

Ari kemudian bertugas menjemput Bunga, sedangkan Erri menunggu di sekitaran MTQ Square Kendari.
Kemudian, Ari mengajak Bunga mutar-mutar, dan makan malam, dan bertukar nomor hanpdhone.

Tapi, kata Ari, Bunga tidak mau makan malam, hanya meminta untuk dibelikan martabak dan dimakan dalam mobil.
Ari mengaku sambil menyetir suka mencuri-curi pandang pada Bunga yang duduk di depan bersamamnya. Ia sangat mengagumi kecantikkan Bunga.

“Kemudian saya menelepon Erri untuk menjemput dia di MTQ Square,” katanya.

Naiknya Erri, kini mereka bertiga dalam mobil, jalan-jalan. Dari MTQ Square, Ari membawa mobil mengarah ke Anduonohu lewati Jembatan Triping. Terus, sampai akhirnya mereka tiba di Bundaran Polda.

Di sini, mulai muncul niatnya Ari hendak mencicipi madu Bunga.
Lalu, tadinya Ari yang menyetir mobil, meminta Erri menggantikannya. Ari duduk di jejeran kursi tengah mobil, sedangkan Bunga masih di kursi depan.

Entah bagaiman, Bunga mau saat ditarik tangannya oleh Eri berpindah ke belakang.
Begitu Bunga pindah, Ari langsung merudapaksa wanita idamannya itu. Bunga sempat meronta,” janga ganggu saya. Saya masih kuliah,” tampik Bunga, tapi nafsu Ari telanjur di ubun-ubun. Sambil mobil jalan, Ari juga menggoyang Bunga.

Setelah Ari selesai, Erri gantian ke belakang menggarap Bunga, sedangkan Ari menyetir mobil. Mobil tetap jalan. Seperti sebelumnya, Bunga hanya menampik, ” jangan, jangan, jangan.”

Menurut Ari, kedua korban masing-masing dua kali menyetubuhi Bunga.
Setelah puas, kira-kira jam menunjuki pukul 23.00 Wita, Buga diantar pulang ke rumah kosnya. Ari menyebut, ekspresi wajah Bunga saat diturunkan, biasa-biasa saja. Keduanya pun pulang.

Kasus ini dilaporkan Bunga ke Polsek Poasia pada 16 Februari 2016 tau satu bulan kemudian. Kedua tersangka ditangkap 24 Februari. (*)

Click to comment
To Top