Ridwan Bae: Mendagri Lantik Surunuddin, Teguran Keras bagi Gubernur – Berita Kota Kendari
Suksesi

Ridwan Bae: Mendagri Lantik Surunuddin, Teguran Keras bagi Gubernur

Ridwan Bae

Ridwan Bae

KENDARI, BKK – Ketua DPD Partai Golkar Sultra yang juga anggota DPR-RI Ridwan Bae mengatakan, pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), H Surunuddin-H Arsalim, merupakan teguran keras Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kepada Gubernur Sultra H Nur Alam.
Karena sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, gubernur harusnya tunduk pada perintah Mendagri.

“Kami sangat sayangkan seorang gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat malah tidak mematuhi perintah Mendagri. Ini menunjukan arogansi dia yang bukan pada tempatnya,” kata Ridwan melalui telepon selulernya kepada BKK, Kamis (24/2).

Menurut Ridwan, pelantikan Surunuddin – Arsalim oleh Mendagri membuktikan Nur Alam dipermalukan Mendagri, Ridwan yang ikut menghadiri pelantikan itu ikut merasa malu karena Mendagri menyebut Gubernur sebagai kepala Pemerintahan Provinsi di Sultra tidak mematuhi perintahnya.

Olehnya itu Ridwan menyarankan kepada Nur Alam untuk membuang sikap arogansinya lalu melakukan rekonsiliasi demi pemerintahan dan pembangunan di Konawe Selatan. Karena menurut dia, keinginan rekonsiliasi tidak bisa hanya datang dari Surunuddin tetapi juga gubernur sebagai pembina sekaligus

pengayom pemerintahan kabupaten kota harus ikut terlibat.
“Saya yakin Pak Surunuddin dan Arsalim tidak punya rasa dendam dengan gubernur, tetapi lebih memikirkan kepentingan yang lebih besar untuk kesinambungan dan koneksivitas pembangunan antar provinsi dan kabupaten,” kata Ridwan yang sekarang duduk di Komisi V DPR-RI.

Gubernur, kata Ridwan, seharusnya mengambil pelajaran dari adanya kekisruhan hubungan Pemprov dengan sejumlah kabupaten di masa pemerintahannya. Karena masalah itu memperburuk koneksitas pemerintahan dan pembangunan antara provinsi dengan kabupaten, yang pada akhirnya merugikan rakyat.

Menurut Ridwan, masalah keabsahan pelantikan Surunuddin – Arsalim tidak perlu dipersoalkan lagi karena Mahkamah Agung (MA) juga sudah mengeluarkan putusannya yang menyatakan menerima kasasi KPU Konsel atau membatalkan putusan PT TUN Makassar.

“Sekarang saatnya bersama-sama berpikir yang lebih besar. Gubernur tentu seorang negarawan, sehingga dapat menempatkan dirinya secara baik sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah. Gubernur harus bisa memisahkan kepentingan pribadi dan partai daripada kepentingan pemerintahan di daerah,” katanya.

Kepada masyarakat Konsel, Ridwan mengajak agar mendukung pemerintahan di bawah kepemimpinan Surunuddin – Arsalim, karena keduanya telah terpilih dan dilantik. “Saatnya bersatu membangun Konsel, melanjutkan pembangunan yang baik sebelumnya dan meningkatkan program-program pembangunan demi Konsel yang lebih maju,” katanya.

Ridwan meyakini jika pasangan Surunuddin akan membawa Konsel lebih baik, karena keduanya telah lama berada di Konsel.
Surunuddin pernah menjadi ketua dan DPRD Konsel, dan Arsalim terlibat sejak awal dalam perencanaan pembangunan Konsel, sehingga keduanya sudah memahami kebutuhan pembangunan Konsel. (lex)

To Top