Kasuistika

Polsek Poasia Belum Berhasil Ungkap Pembunuhan di UHO

KENDARI, BKK – Penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Poasia sejauh ini belum menemukan pelaku penganiayaan di Universitas Halu Oleo (UHO), tepatnya di dekat simpang empat Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik (Fisip) yang mengakibatkan Fadli meninggal dunia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, korban bersama rekannya bernama Gusti (22), pada saat berpapasan dengan dua pelaku yang mengendarai motor matic, Honda Beat, berwarna biru, korban diteriaki oleh pelaku sehingga terjadi ketersinggungan oleh korban.

Kemudian korban memutar arah untuk mengejar pelaku, sehingga terjadi pekelahian, pelaku menggunakan badik dan menikam korban dibagian dada yang menyebabkan korban meninggal dunia, Selasa (2/2) sekitar jam 01.00 Wita.

Gusti teman korban sudah dua kali dipanggil oleh pihak penyidik Polsek Poasia, untuk dimintai keterangan terkait kasus ini, karena di tempat kejadian perkara (TKP). Dari keterangan Gusti tidak mengenal wajah pelaku karena kondisi malam hari, hanya mengenali ciri-ciri fisik pelaku.

“Semoga tersangkanya cepat didapat dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata kerabat korban, Asmin (31).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Poasia Komisaris Polisi (Kompol) Dulyamin Daming SE saat dikonfirmasi terkauit kasus ini mengatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk mengejar pelaku pembunuhan tersebut.

“Kami masih berupaya, melakukan penyelidikan, dan mengumpulkan informasi di lapangan,” terangnya, kepada wartawan koran ini, Kamis (25/2). (p4/iis)

To Top