Pemilihan Ulang di Tiga TPS – Berita Kota Kendari
Headline

Pemilihan Ulang di Tiga TPS

#Putusan MK untuk Pilkada Muna

KENDARI, BKK– Kubu LM Rusman Emba – Malik Ditu (Rumah Kita) dan LM Baharuddin – La Pili (Dokter Pilihanku) masih harus bertarung ulang. Kemarin, majelis hakim di Mahkamah Konsitusi RI memutuskan untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada tiga TPS di Kabupaten Muna.

Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan sengketa perselisihan hasil pilkada (PHPKada) Kabupaten Muna dengan PSU di tiga tempat pemungutan suara (TPS). Ketiga TPS tersebut masing-masing TPS 1 Desa Marobo, TPS 4 Kelurahan Wamponiki dan TPS 4 Kelurahan Raha 1. Total suara yang akan diperebutkan di tiga TPS tersebut sebanyak 1.889 suara.

MK pada Kamis sekitar pukul 10.40 WIB, hakim MK Wahiduddin Adams dan Suhartoyo yang membacakan putusan PHPKada Muna mengabulkan sebagian gugatan pemohon Rusman Emba-Malik Ditu. Ada enam poin putusan MK terhadap PHPKada Muna.

Pertama membatalkan Keputusan KPUD Muna Nomor 73/Kpts/KPU-Kab.026.433541/2015 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muna Tahun 2015, tanggal 19 Desember 2015. Putusan itu dikhususkan untuk perolehan suara masing-masing pasangan calon di tiga TPS, yaitu TPS 4 Kelurahan Raha I dan TPS 4 Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu, serta TPS 1 Desa Marobo, Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna.

Kedua, memerintahkan kepada KPUD Muna melaksanakan PSU Pilkada Muna di tiga TPS, yaitu TPS 4 Kelurahan Raha I dan TPS 4 Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu, serta TPS 1 Desa Marobo, Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna, paling lama 30 hari kerja sejak dibacakannya Putusan MK.

Ketiga, memerintahkan KPU untuk melakukan supervisi dan koordinasi dengan KPU Sultra KPUDMuna dalam rangka pelaksanaan amar putusan ini. Keempat, memerintahkan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk melakukan supervisi terhadap dan koordinasi dengan Bawaslu Sultra dan Panwaslu Muna dalam rangka pelaksanaan amar putusan ini.

Kelima, memerintahkan kepada KPU bersama KPU Sultra dan KPU Muna, serta Bawaslu bersama jajarannya untuk melaporkan secara tertulis kepada MK hasil PSU paling lambat tujuh hari kerja sejak selesainya rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kabupaten.

Keenam, memerintahkan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, cq Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kepolisian Resor Kabupaten Muna, untuk melakukan pengamanan proses PSU sampai dengan laporan tersebut disampaikan kepada MK sesuai dengan kewenangannya.

Kubu Rumah Kita pun menyambut dengan gembira putusan MK itu. Ribuan massa kemarin terlihat memenuhi posko pasangan Rumah Kita, di Jalan Dr Sutomo Raha.

Mereka menilai putusan itu sama saja menganulir putusan KPUD Muna dan menerima guguatan mereka. Calon Bupati Muna, LM Rusman Emba, mengatakan, “Alhamdulilah, kita bersyukur pada Allah SWT atas putusan MK. MK adalah benteng terakhir keadilan dan hal itu memang mereka buktikan dengan mengabulkan gugatan kita. Materi gugatan kita salah satunya adalah PSU selain diskualifikasi,” kata LM Rusman Emba, ST pada koran ini via ponselnya.

Dengan dikabulkannya gugatan pihaknya, lanjutnya, itu menunjukkan telah terjadi berbagai kecurangan dalam Pilkada Muna. “Saya ajak pada calon lain dalam PSU ini, mari kita fight secara jujur dan tidak mencederai demokorasi. Khusus bagi masyarakat Muna di Kota Raha di TPS 4 Wamponiki dan TPS 4 Raha 1,” imbaunya.

“Mari kita menjadi pemilih rasional. Jangan memilih calon bupati karena diming iminngi uang. Apalagi kalau diintimidasi. Saya yakin, pemilih dalam Kota Raha semuanya adalah pemilih rasional,” tambahnya.

Rusman yang diusung PDIP dan Demokrat ini optimis akan memangkan PSU di 3 TPS tersebut. Sebab jika bermain jujur, merekalah yang seharusnya menang.

“Kita optimis menang dalam PSU di 3 TPS ini. Pertama, di 2 TPS ini saat Pilkada lalu, ratusan C6 tidak dibagikan oleh penyelenggara. C6 yang dibagikan hanya kepada pemilih pasangan lain. Kalau di Marobo, lebih parah lag, ada mobilisasi ratusan masa dari kabupaten lain untuk memlih calon lain dengan diming iming sejumlah uang. Yang terungkap di MK hanya sebagian kecil saja. Ketiga, tentunya kami punya strategi sendirilah,” pungkasnya.

Kuasa hukum Rumah Kita, LM Bariun juga menganggap putusan MK sudah memenuhi asas keadilan. “Putusan MK ini otomatis menganulir putusan KPU Muna. Angka 33 yang mereka klaim “keramat”, sudah hilang dengan sendirinya,” kata LM Bariun via ponselnya, dari Gedung MK usai pembacaan putusan.

Bariun melanjutkan, putusan MK tersebut juga sekaligus membuat Rumah Kita memenangkan perkara di MK. “MK sudah mengabulkan gugatan kita dan memutuskan menggelar Pemelihan Suara Ulang di 3 TPS yaitu di TPS 4 Kelurahan Wampini, TPS 4 Raha 1 dan TPS 1 Marobo,” katanya.

Selanjutnya, Bariun meminta agar tim pemenangan paslon Rumah Kita dan seluruh pendukungnya merapatkan barisan, untuk memenangkan paslon Rumah Kita. Dia meminta pendukung Rumah Kita di 3 TPS tersebut kembali menyalurkan pilihannya. (r1/aha)

Click to comment
To Top