PNS Pengedar Sabu Terancam Dipecat – Berita Kota Kendari
Beranda

PNS Pengedar Sabu Terancam Dipecat

Asrun

Asrun

KENDARI, BKK – Wali Kota Kendari Asrun tidak main-main dengan setiap bawahannya yang terbukti mengedar narkoba jenis sabu. Jika terbukti secara hukum dan diancam dengan hukuman diatas 4 tahun maka PNS bersangkutan akan dipecat.

Penegasan ini disampaikan Asrun berkait dengan adanya seorang oknum PNS lingkup pemerintah Kota Kendari yang tertangkap karena diduga terlibat peredaran gelap dan penyalahgunaan sabu.

Adalah AT (42), PNS yang bekerja di Kantor Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, dicokok di rumahnya, di Jalan Mekar Jaya I Kompleks BTN Mekarindo Keluraha Kadia Kecamatan Kadia, Senin (22/2) sekitar pu­kul 22.45 Wita.

Dari tangannya, petugas Satuan Reserse Nar­koba (Satresnarkoba) Ke­polisian Resor (Polres) Kend­ari, berhasil menyita barang bukti tiga paket sabu seber­at 0,8 gram.

“Tiada pilihan lain dia harus berhadapan dengan hukum. Kasus-kasus begini yang mestinya harus kita hindari karena akan merusak dan mencoreng,” kata Asrun saat di temui di Rujab Wali Kota Kendari, Selasa (23/2).

Terlepas dari itu kata Asrun, ini adalah persoalan generasi muda kita yang seharusnya menjadi ujung tombak pembangunan daerah.

Ia menambahkan, pemkot akan mengambil langkah-langkah antisipasi guna mencegah agar tidak ada lagi oknum pegawai khususnya di pemkot yang terlibat masalah narkoba.

“Sepertinya kita harus lakukan sidak tes urine pada para pegawai. Jangan sampai masih ada oknum pegawai yang kena narkoba,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan kesadaran diri akan bahaya dan dampak buruk dari narkoba.
Berkait dengan sanksi yang akan diberikan kepada oknum PNS tersebut, Asrun mengatakan tidak akan mentolerir masalah tersebut. Jika hukumannya lebih dari 4 tahun makan pegawai yang bersangkutan akan dipecat.

“Nanti kita lihat sanksinya yang pas seperti apa. Tapi jika lebih dari empat tahun maka tidak ada istilah dia harus dipecat dari PNS,” tegasnya.

Wali kota dua periode ini mengimbau, jika ada PNS pemkot yang memakai narkoba maka segeralah untuk bertobat dan datang ke Badan Narkotika Nasional Kendari untuk direhabilitasi.

Ditemui terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Alamsyah Lotunani mengatakan segera mengambil tindakan untuk menindaklanjuti persoalan ini. Sebagai panglima para PNS di Kota Kendari, dirinya juga mengaku kaget mendengar tertangkapnya PNS pemkot tersebut.

“Saya akan kroscek dulu dimana tempat kerjanya pegawai tersebut. Saya akan panggil camat dan lurahnya juga dulu. Sanksinya nanti kita lihat,” ujarnya. (p3/jie)

To Top