Aswad Kembalikan Uang Negara Kerugian Negara – Berita Kota Kendari
Headline

Aswad Kembalikan Uang Negara Kerugian Negara

DIKEMBALIKAN KE NEGARA. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sultra, Yunan Harjaka SH MH memperlihatkan tumpukan uang tunai yang merupakan upaya pengembalian kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Kantor Bupati Konawe Utara TA 2011, di Kantor Kejati Sultra, Rabu (24/2). Pada foto lain tampak Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman bersama kuasa hukumnya datang untuk diperiksa di Kejati.

DIKEMBALIKAN KE NEGARA. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sultra, Yunan Harjaka SH MH memperlihatkan tumpukan uang tunai yang merupakan upaya pengembalian kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Kantor Bupati Konawe Utara TA 2011, di Kantor Kejati Sultra, Rabu (24/2). Pada foto lain tampak Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman bersama kuasa hukumnya datang untuk diperiksa di Kejati.

Bupati Konut Tak Ditahan

KENDARI, BKK– Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman akhirnya memenuhi panggilan Kejati Sultra. Dia datang bersama penasehat hukumnya, Abdul Razak Naba beserta beberapa orang yang mengawalnya, pada Rabu siang.

Mengenakan pakaian dinas bupati, Aswad Sulaiman langsung masuk ke Kantor Kejati Sultra melalui pintu samping. Dia kemudian berjalan ke ruang penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sultra. Pemeriksaan secara tertutup tersebut dimulai sekitar pukul 14.00. Padahal, agenda pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Konawe Utara ini dijadwalkan pada pukul 09.00.

Pemeriksaan terhadap Aswad yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Kantor Bupati Konut TA 2010-2011 itu baru selesai pukul 19.30. Aswad yang keluar dari ruang penyidik setelah menjalani pemeriksaan selama lima jam itu pun menolak untuk diwawancarai oleh awak media. Beberapa orang yang sedari tadi mengawalnya meminta wartawan agar tidak mendekati Aswad.

Setelah itu, Aswad langsung berjalan menuju ke mobil pribadinya yang diparkir di bagian belakang kantor Kejati. Mobil tersebut pun melenggang keluar ke jalan raya.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sultra, Yunan Harjaka SH MH membenarkan Kejati tidak menahan Aswad sekalipun sudah diperiksa selaku tersangka.

“Kami telah melakukan pemeriksaan kepada Aswad Sulaiman, namun kami tidak melakukan penahanan dikarenakan dia (Aswad Sulaiman) masih bersikap koperatif dan itu hasil pertimbangan penyidik,” jelasnya.

Selain itu, ada anggota keluarga Aswad di Kendari yang bersedia menjaminkan dirinya kalau Aswad melakukan perbuatan melawan hukum. “Ada jaminan dari kemekanannya sendiri, atas nama Andi Pratama,” katanya.

Kejati juga sudah mencekal Aswad agar tidak keluar negeri. Untuk memastikan hal tersebut, Aswad dikenakan wajib lapor pada Senin dan Kamis tiap pekannya.

Yunan juga menegaskan tidak dilakukannya penahanan terhadap Aswad Sulaiman bukan karena Aswad orang yang berpengaruh. “Menurut kami, ini tidak ada tebang pilih antara Aswad dan tersangka lainnya,” jawabnya. (p5/aha)

To Top