Hari Ini, Polda Periksa Dirut PT VDNI, Kasus Jetty Morosi – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Hari Ini, Polda Periksa Dirut PT VDNI, Kasus Jetty Morosi

KENDARI, BKK – Jika tidak ingkar janji, hari ini Direktur Utama (Dirut) PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI) Zhu Mingdong alias Andrew dan Dirut PT Muara Sampara Lina Suti akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran pembangunan pelabuhan khusus (Jetty) Morosi.

“Sesuai konfirmasi, keduanya akan memenuhi pemeriksaan sebagai tersangka besok (hari ini, red),” terang Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi tenggara (Sultra) Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, Selasa (23/2).

Dijelaskan, dalam panggilan pertama sedianya Andrew dan Lina akan menjalani pemeriksaan awal Februari. Namun karena masih mangkir, sehingga penyidik melayangkan panggilan kedua.

Dalam panggilan kedua itu, pemeriksaan keduanya didwalkan sepekan lalu. Namun, pengecara tersangka menyampaikan keduanya telah bersedia menghadap penyidik pada 24 Februari 2016.

Diketahui, Polda Sultra mulai melakukan penyidikan pembangunan pelabuhan khusus milik PT VDNI, setelah resmi karena ditutup oleh Gubernur Sultra Nur Alam.

Kasus ini telah ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan, karena pembangunan pelabuhan tersebut ditengarai tidak memiliki izin berupa, kesesuaian tata ruang, perubahan garis pantai, izin Kementrian Perikanan dan Kelautan, izin Kementrain Perhubungan, izin lokasi, dan tidak memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Pembangunan mega Industri di Konawe yang terletak di Kecamatan Morosi dan Bondoala ini masuk dalam kasawan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT VDNI yang disinyalir ilegal.

Untuk itu, pemerintah dan kepolisian mengakui hal itu. Terbukti dalam kunjungannya beberapa hari sebulumnya Gubernur Sultra Nur Alam mengakui, bahwa PT VDNI belum mengantongi izin dalam membangun pembukaan pelabuhan khusus. (r2/iis)

Click to comment
To Top