Dua Oknum Polisi Terjaring Operasi BNNP Sultra, Kapolres: Akan Disanksi Sesuai Aturan – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Dua Oknum Polisi Terjaring Operasi BNNP Sultra, Kapolres: Akan Disanksi Sesuai Aturan

KENDARI, BKK- Kepala Kepolisian Resor (Polres) Kendari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ilham Saparona SIK menegaskan, dua oknum anggotanya yang terjaring operasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra), akan dibawa pada sidang disiplin.

Namun, ia belum bisa memastikan sanksi apa yang nantinya akan dijatuhkan pada dua oknum yang masing-masing berinisial Bripka Fe dan Briptu Fi tersebut. Keduanya ditahan di Mapolres Kendari menunggu gelaran sidang.

“Kita akan proses dan mereka masih ditahan sampai pada tujuh hari. Mereka menunggu sidang,” terang perwira polisi dengan dua melati di pundak ini, kepada Berita Kota Kendari (BKK) melalui telepon selulernya, Selasa (23/2).

Ilham menambahkan, dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku sebagai pengguna obat jenis yang mengandung amphetamine. Alasan, keduanya sampai terlibat dalam dugaan penyalahgunaan barang terlarang itu, beber dia, karena keduanya sedang stres akibat masalah keluarga.

Sehingga, menyusul kejadian tersebut sebagai Kapolres ia mengingatkan, seluruh anggotanya tidak melakukan hal serupa. Dan, keduanya tegas Ilham, pasti akan dikenakan sanksi yang mengacu pada aturan yang berlaku.

“Kejadian seperti itu tidak boleh samapai terulang lagi kepada anggota lainnya. Kepada mereka (dua oknum, red) kita akan mengacu pada aturan yang berlaku untuk berikan sanksi,” pungkasnya.

Diketahui, dua oknum anggota polisi terjaring razia BNNP Sultra pada 19 Februari 2016. Bripka Fe merupakan polisi wanita (polwan) yang bertugas pada Unit Provos Kepolisian Sektor (Polsek) Baruga, sementara Briptu Fi bertugas di Polsek Kemaraya.

Keduanya digelandang di Kantor BNNP setelah menjalani tes urin dan hasilnya dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Untuk proses lebih lanjut, BNNP kemudian melimpahkan kesus tersebut ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah (Polda) Sultra. Namun, pihak Polda kembali melimpahkan keduanya ke Polres Kendari untuk dilakukan proses selanjutnya. (r2/iis)

To Top