Mendagri Sudah Keluarkan SK Pelantikan SuAra – Berita Kota Kendari
Headline

Mendagri Sudah Keluarkan SK Pelantikan SuAra

KENDARI, BKK– Surat Keputusan (SK) Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Konawe Selatan (Konsel) terpilih Surunuddin-Arsalim (SuAra), ternyata sudah dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Bahkan kabarnya, SK tersebut keluar bersamaan dengan tiga SK kepala daerah yang sudah dilantik sebelumnya, yakni Buton Utara, Konawe Kepulauan dan Konawe Timur.

Hal ini dibenarkan Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Yusran Silondae, Minggu (21/2). Meski tidak mengingat pasti nomor SK-nya, Yusran memastikan SK tersebut telah keluar bersamaan dengan tiga daerah lainnya, yang baru saja dilantik oleh Gubernur Sultra Nur Alam.

“Sudah keluar. Sekjen Mendagri telah memperlihatkan kepada kami waktu berkoordinasi mengenai nasib Bupati dan Wabup Konsel terpilih,” terang Yusran Silondae kepada Berita Kota Kendari.

Menurut mantan Wakil Gubernur Sultra ini, satu-satunya kendala pelantikan Surunuddin-Arsalim bersumber dari Pemprov Sultra. Namun bila dalam waktu dekat ini Pemprov belum juga melantik, maka Mendagri sendiri yang akan mengambil sumpah Surunuddin-Arsalim.

“Tunggu dulu respons Gubernur. Kalau memang tidak mau lantik, maka Mendagri yang akan ambil alih,” paparnya.
Dikatakannya, proses Pilkada harusnya sudah selesai dengan adanya keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konsel dan keluarnya putusan Mendagri tentang SK pelantikan pasangan tersebut.Hanya saja, Yusran tidak mengetahui mengapa Pemprov tak kunjung mengirimkan usulan pelantikan pemenang Pilkada Konawe Selatan ini.

Jika alasannya karena status PNS Arsalim, maka keluarnya SK tersebut sudah membuktikan bahwa itu sebenarnya bukan masalah. “SK sudah ada, berarti tidak ada masalah lagi sebenarnya,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, berlarutnya pelantikan Surunuddin-Arsalim ini menimbulkan pertanyaan dari Kementerian Dalam Negeri RI. Dia pun mendapat penjelasan bahwa Mendagri akan meminta penjelasan Nur Alam selaku Gubernur.
“Gubernur akan dipanggil untuk menjelaskan alasannya tidak mengusulkan pelantikan itu,” katanya. (r1/aha)

Click to comment
To Top