Lingkar Sultra

Ambil SK Pegawai di Bombana Ada Maharnya: Rp 100 Ribu

RUMBIA, BKK- Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten (Pemkab) Bombana diduga menjadi korban pungutan liar (pungli) oleh oknum pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Beredar isu berkait permintaan uang dari pihak BKD terhadap ratusan ASN yang mengambil Surat Keputusan (SK) Pengangkatan ASN milik mereka, dibebani biaya Rp 100 ribu per orang.

Oknum pejabat itu diperkirakan mengantongi puluhan juta rupiah dalam sekejap. Untuk diketahui, penerbitan SK 100% oleh BKD Bombana pada awal tahun ini berjumlah kurang lebih 354 orang.

Seorang ASN, asal ibu kota Bombana, dikonfirmasi soal ini setelah mengambil SK, membenarkan adanya pungutan tersebut.

“Benar kita dimintai uang Rp 100 ribu dalam pengambilan SK. Kalau saya tidak salah, semua teman-temanku kemarin membayar karena kita dimintai,” ungkap sumber dengan syarat anonim, akhir pekan lalu.

Sumber lain, juga mengungkapkan hal yang sama.

“Iyo, saya bayar Rp 100 ribu waktu saya ambil SK-ku,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sayang, hingga berita ini diterbitkan, Kepala BKD Bombana Rusman belum dapat dikonfirmasi terkait laporan ini. (cr2/iis)

To Top