Beranda

Harta Kekayaan Bupati Terpilih Harus Diawasi

KENDARI, BKK – Pusat Pemantauan dan Advokasi Hak Asasi Manusia (Puspaham) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta kepada masyarakat ikut mengawasi kekayaan bupati/wakil bupati terpilih di tujuh daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2015.

Divisi Sipil dan Politik Puspaham Sultra, Ahmad Iskandar mengatakan, seluruh bupati dan wakil bupati terpilih telah melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sudah menjadi rahasia umum, bahwa kepala daerah ketika terpilih memiliki kecenderungan yang dominan untuk mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya baik bagi dirinya sendiri maupun kelompoknya,” katanya kepada Berita Kota Kendari (BKK), Sabtu (13/2).

Ia menambahkan, dalam menciptakan sistem pemerintahan yang bebas korupsi, masyarakat harus menelisik laporan harta kekayaan masing-masing kepala daerah.

Sebab, kata dia, LHKPN kepala daerah bukan indikator tergolong bersih atau bebas dari korupsi.

“LHKPN kepala daerah hanya semata prosedural administratif para pasngan calon guna memenuhi persyaratan di dalam perundang-undangan,” paparnya.

Progresivitas kekayaan kepala daerah di lima tahun yang akan datang, lanjut dia, pasti memiliki kenaikan bahkan berpotensi signifikan. Menurutnya, sah-sah saja jika kenaikan itu terjadi, baik karena gaji atau pun sumber pendapatan di luar dari itu sepanjang dapat dipertanggungjawabkan.

“Tetapi, jumlah kenaikannya harus diwaspadai. Karena, jangan sampai diperoleh dari hal yang melanggar hukum,” tekannya.

Diberitakan sebelumnya, dari enam bupati dan wakil bupati (wabup) terpilih pilkada 2015, Bupati Wakatobi Arhawi memiliki harta paling tinggi.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang disampaikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Arhawi memiliki harta sekitar Rp 44,150 miliar, wakilnya Ilmiati Daud memiliki harta Rp 355,823 juta.

Di peringkat kedua, ditempati Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga dengan Rp 20,076 miliar, wakilnya Arsalim memiliki harta Rp 757,487 juta.

Di posisi ketiga ditempati Bupati Kolaka Timur (Koltim) Tony Herbiansyah dengan Rp 2,955 miliar, wakilnya Andi Meriah Nur memiliki pundi-pundi sebesar Rp 43,450 juta.

Sedang Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan memiliki harta sebanyak Rp 2,257 miliar, wakilnya Ramadio memiliki harta Rp 1,138 miliar.

Selanjutnya, Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) Amarullah, memiliki harta sebesar Rp 1,549 miliar, wakilnya Andi Muhammad Lutfi memiliki harta sebesar Rp 1,822.

Kepala daerah terpilih yang paling sedikit hartanya adalah Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin Rp 743,309 juta, lebih sedikit dibanding harta wakilnya Raup sebesar Rp 4,586 miliar.

Khusus Muna, hingga saat ini belum bisa dipastikan siapa yang menang. Sebab, prosesnya masih berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, dari dua pasangan calon yang ada, hampir semua memilki harta yang cukup banyak.

Cabup LM Baharuddin memiliki harta sekitar Rp 3,456 miliar, wakilnya La Pili memiliki harta sebesar Rp 2,076 miliar. Sedangkan LM Rusman Emba memiliki harta sebesar Rp 6,767 miliar, wakilnya memiliki harta Rp 1,267 miliar.

Jumlah harta kekayaan kepala daerah ini menjadi dasar untuk memantau perkembangan kenaikan harta para kepala daerah saat menjabat. (r1)

Bikin kan grafis, ada gambar bahan grafis: Kepala Daerah Terpilih

Harta Kekayaan Kepala Daerah Terpilih

Butur
– Abu Hasan (bupati) : Rp 2.257.720.000
– Ramadio (wakil) : Rp 1.138.456.000

Koltim
– Tony Herbiansyah (bupati) : Rp 2.955.545.374
– Andi Meriah Nur (wakil) : Rp 43.450.461

Konkep
– Amarullah (bupati) : Rp 1.549.410.121
– Andi Lutfi (wakil) : Rp 1.822.965.094

Konsel
– Surunuddin Dangga (bupati) : Rp 20.076.668.000
– Arsalim (wakil) : Rp 757.487.659

Konut
– Ruksamin (Bupati) : Rp 743.309.155
– Raup (wakil) : Rp 4.586.369.336

Wakatobi
– Arhawi (bupati) : Rp 44.150.947.948
– Ilmiati Daud (wakil) : Rp 355.823.680

Muna
– LM Baharuddin (calon bupati) : Rp 3.456.227.000
– La Pili (calon wakil) : Rp 2.076.600.000

– Rusman Emba (calon bupati) : Rp 6.767.200.000
– Malik Ditu (calon wakil) : Rp 1.267.074.605

To Top