Lingkar Sultra

Warga Kelurahan Waruruma Kota Baubau Dilanda Krisis Air Bersih

Ilustrasi

Ilustrasi

BAUBAU, BKK- Warga Kelurahan Waruruma Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau mengalami krisis air bersih. Kondisi itu sudah berlangsung dalam enam bulan terakhir.

Satu-satunya sumber mata air yang biasa digunakan warga Waruruma, telah kering akibat kemarau. Terlebih, apa yang disebut memasuki musim basah, hujan tidak turun secara merata di Baubau.

Warga Waruruma sendiri selama ini tidak menggunakan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan hanya mengandalkan satu mata air tersebut.

“Mata air di sana itu masyarakat yang kelola sendiri, jadi itu bukan air dari PDAM. Yang itu sudah jadi andalan masyarakat di sini,” kata Hasrin Insal Saleh, Lurah Waruruma, Kamis (28/01).

Selain debit air yang sudah mulai menurun, masyarakat yang menggunakan mata air tersebut semakin bertambah. Sebagian besar sudah menggunakan masin pompa air.

“Nanti sekarang-sekarang ini mereka sudah pakai mesin, akhirnya yang tidak pakai mesin tidak dapatmi,” paparnya.

Direktur PDAM Baubau Arsis Jafar menyebut, cadangan air dari deit mata air yang PDAM belum juga bertambah walau sudah memasuki musim penghujan.

Akibatnya, kata dia, suplai air ke rumah-rumah warga pelanggan masih harus dilakukan secara bergiliran.

Biasanya, lanjut dia, di awal musim penghujan air masuk ke dalam tanah untuk menutup rongga-rongga tanah yang terbuka akibat kemarau lalu.

Dia memprediksi suplai air bersih baru akan normal pada Februari 2016 mendatang.

“Kita minta masyarakat bersabar, ini semua kan karena faktor alam,” pinta Arsis Jafar. (k2/iis)

To Top