Polda Kejar Suami IRT Terlibat Narkoba – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Polda Kejar Suami IRT Terlibat Narkoba

KENDARI, BKK- Petugas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), tengah mengejar suami dari wanita berinisial Rs (17) yang terlibat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

Rs adalah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tertangkap tangan sedang menyimpan, menguasai, dan memiliki sabu-sabu enam paket seberat 26,02 gram. RS dibekuk bersama tiga tersangka lain, yakni masing-masing berinisial Dd (24), DS (18), dan AS (21).

“Yang itu (suami Rs, red) masih kita kejar,” terang Kepala Subdirektorat (Kasubdit) II Ditresnarkoba Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Abdul Kadir SH saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (29/1).

Selain itu, beber polisi dengan dua melati di pundak ini, sitri tersangka AS yang turut diamankan saat penggerebekan tidak ditemukan keterlibatannya dalam kasus penyalahgunaan barang haram tersebut.

Masih kata Kadir, kini pihaknya sedang mendalami bagaimana dan dari mana sabu-sabu tersebut didapat para tersangka. Bukan hanya itu, tambah dia, pihaknya sedang melakukan pengembangan apakah ada jaringan lain, selain keempat tersangka serta mencari tahu sudah berapa lama menjalankan bisnis jual beli barang haram tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan, dari hasil tes urine yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, keempat tersangka dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu. Sedang wanita yang merupakan sitri tersangka AS hasilnya negatif.

“Kita baru pulang dari rumah sakit, seluruh tersangka positif. Terkecuali perempuan satunya (istri AS, red) negatif,” ujar Kadir.

Untuk diketahui keempat tersangka dicokok petugas pada Rabu (27/1). Dari tangan Rs polisi polisi berhasil menyita enam paket sabu-sabu, yakni satu paket bungkusan besar seberat 24,44 gram serta lima paket bungkusan kecil seberat 1,58 gram.

Sementara, pada diri tersangka Dd ditemukan membawa satu paket sabu-sabu seberat 0,44 gram, tersangka DS ditemukan dua peket sabu-sabu seberat 1,64 gram.

Berbeda dengan lainnya, pada tersangka AS, polisi hanya menemukan barang bukti berupa, satu buah bong, satu timbangan elektrik merek CGH, satu buah pireks kaca bening, dua buah buku tabungan dan slip setoran.

Keempat tersangka dijerat Pasal 132 jo Pasal 114 sub Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (UU-RI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup. (r2)

Click to comment
To Top