Pengelolaan Parkir RSU Bahteramas Dipersoalkan – Berita Kota Kendari
Beranda

Pengelolaan Parkir RSU Bahteramas Dipersoalkan

KENDARI, BKK- Pengelolaan parkir RSU Bahteramas kembali dipersoalkan. Ini berawal ketika pengunjung bernama Oklem, masuk melalui portal RSU Bahteramas bersama sahabatnya Akbar, untuk menjenguk ayah Sawal sahabat keduanya, yang terbaring di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Memasuki portal, Akbar yang sebelumnya menjemput Oklem, tidak lagi ditahan oleh petugas, sebab sebelumnya telah mengambil karcis. Anehnya, karena Oklem jalan bersamaan dengan Akbar, Oklem dibiarkan masuk tanpa diberikan karcis, dan inilah awal masalanya.

Setelah bercerita sekitar dua jam bersama Sawal di ruang ICU, Oklem dan tiga sahabatnya, termasuk Akbar memutuskan untuk pulang. Melalui portal keluar, semuanya tak ada masalah, terkecuali Oklem. Ia ditahan oleh petugas parkir, karena tidak memiliki karcis masuk, ditambah lagi motor yang digunakannya, tidak menggunakan DT.

Di sinilah terjadi adu mulut, antara Oklem dengan Anjas salah satu pengelola parkir yang bertugas di portal. Melihat hal ini, teman-teman Anjas yang tidak lain juga pengelola parkir, datang membantu. Kalah jumlah dan kondisi penjaga portal yang mabuk, membuat Oklem pasrah kendaraannya harus dituding motor curian, dan diamankan di Kepolisian Sektor (Polsek) Baruga.

Oklem ditemui di RSU Bahteramas, Jumat (29/1) mengatakan, penjaga portal tidak profesional dalam menjalankan tugasnya, sebab ada unsur kesengajaan tidak memberikan karcis kepada pengunjung, sehingga ketika keluar dipersulit.

“Saya heran dengan yang jaga portal, mereka tidak kasih saya karcis, pas keluar mereka permasalahkan. Baru kecuali bertengkar dan tidak mau dikalah, tapi pengaruh mabuk kayaknya. Hanya saja saya sudah kasih liat bukti nomor mesin, nomor rangka, dan resinya motor tetap juga tidak percaya, kecuali dibawah di kantor polisi,” jelasnya.

Bukan hanya itu, lanjut Oklem, ketidakprofesionalan pengelolaan parkir juga, terlihat dari karcisnya, dimana pengelola tidak bertanggung jawab atas kehilangan dan kerusakan kendaraan pengunjung.

“Terlepas dari masalahku, dikarcis masuk RSU Bahteras dilampirkan jika ada kehilangan dan kerusakan kendaraan maka diluar tanggung jawab pengelola, lalu untuk apa itu kita bayar parkir? hanya untuk pajak, tapi motor bahaya, inikan percuma saja,” kesalnya.

Sementara itu, menurut Anjas saat terjadi adu mulut mengatakan, pengelola mustahil tidak memberikan karcis jika ada pengunjung yang masuk. Jadi kalau ada pengunjung yang mengatakan berdasarkan asumsinya, bahwa tidak mendapatkan karcis, maka pengelola juga sama.

“Kalau saudara Oklem tidak dikasih karcis itu berdasarkan asumsinya, maka saya katakan dia dikasih karcis dan meghilangkannya. Jadi sebagai pembenarnya, harus ada jaminan yang diberikan,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi II DPRD Subhan ST mengatakan, seharsunya penjaga portal, tidak boleh berjaga dalam keadan mabuk, kemudian kendaraan yang masuk dalam wilayahnya harus dijaga dan dipertanggung jawabkan, karena ada biaya beban yang diberatkan bagi pengunjung, dan itu berlaku di portal mana saja.

“Menilai hal ini, memang mesti dievaluaisi kembali pihak ketiga yang mengelola parkir di RSU Bahteramas, dan ini kewenangan Provinsi, kita hanya bisa mengusulkan, sebab akan berpenmgarush juga dengan penghasilan pajak RSU Bahteramas jika terus dibiarkan,” tukasnya.

Ia juga akan mencoba mengkordinasikan hal ini dengan Pemerintah Provinsi, untuk mengevaluasi kembali pihak ketiga yang mengelola parkir. Walaupun bicara doamain kerja ini bukan kewenangan kota, tapi bicara yang dirugiakan adalah masyarakat kota.

“Saya akan coba kordianasikan hal ini, walaupun bukan wilayah kami, tapi masalahnya yang dirugikan itu masyarakat kami,” pungkasnya. (m2/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top