Headline

Marak Pelaku Judi Online di Kendari

# Pelakunya dari Oknum Aparat, PNS, Swasta hingga Mahasiswa

KENDARI, BKK – Permain berbagai jenis judi online ternyata sudah marak dilakukan warga Kota Kendari.

Praktek judi yang dilakukan melalui fasilitas internet itu diantaranya judi bola, poker, domino bet, dan ratu kiu-kiu, dan kupon putih.

Para pelaku judi online ini dari semua kalangan oknum aparat, pegawai negeri sipil (PNS), karyawan swasta hingga merambah di kalangan mahasiswa dan pelajar.

Para pelaku biasanya menggunakan di warung internet (warnet) atau di rumah pribadinya dengan menggunakan laptop atau personal computer (PC).

Jurnalis koran ini berhasil menemui salah seorang pengguna judi online di salah satu warnet, tapi sayangnya dia tak mau terbuka dengan identitasnya.

Pengguna berinisial Pr (29) mengatakan, dia mengenal judi dari kupon putih merambah ke judi online sejak 2012.

Dia menceritakan cara mendaftar pun sangat gampang, melakukan regitrasi mengisi kolom-kolom yang ditunjukkan seperti, nama, alamat email, nama buku tabungan serta nomor rekening.

“Kalau sudah terdaftar, kita tinggal login masuk di akun menu online deposit transfer kerekening bandar,” katanya saat ditemui, Kamis (28/1).

Masih kata Pr, hampir semua bank yang menjadi transaksi deposit, terkecuali Bank Syariah. Kalau sudah tranfer, tambahnya, menu deposit dan berapa uang yang dideposit, baru bisa bermain.

“Bandar tidak bodoh, lebih banyak menang dari pada kalahnya. Barang berharga saya pun banyak melayang, dan saya urungkan niatku untuk bermain judi online,” terangnya.

Uang taruhan dalam perjudian ini mulai dari Rp 10 ribu hingga ratusan juta.
Sepengetahuan Pr baru sedikit orang yang menang.

Maraknya judi online membuat keprihatinan masyarakat.
Tokoh masyarakat, Muhidu SH mengatakan, kalau bisa yang berbau perjudian harus diberantas, karena bisa mengarah kehal-hal yang negatif.

“Apalagi kalau kalau banyak, kalau yang pekerja sih gak apa-apa bagaimana kalau yang tidak mempunyai pekerjan otomatis larinya ke hal-hal negatif,” paparnya.

Hasil pantauan dilapangan kupon putih dibanding judi online lebih banyak digemari judi online karena banyak menu judi dimenu, disamping itu, tidak adanya pembatasan jam yang diberlakukan pemilik usaha warnetterlebih saat diwarnet marak disalah gunakan untuk aktivitas judi online. (p4/lex)

To Top