Kejari Kendari Dinilai Tidak Profesional – Berita Kota Kendari
Beranda

Kejari Kendari Dinilai Tidak Profesional

Kejari Tebang Pilih Dalam Menangani Perkara Korupsi
Perkra Korupsi LPMP
KENDARI, BKK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari tebang pilih dalam menangani perkara korupsi karena sampai hari ini tidak berani melakukan penahanan terhadap tiga tersangka korupsi dana Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Tenggara (Sultra) yakni, pejabat pembuat komitmen berini¬sial AL (43), ketua panitia le¬lang berinisial LG (51), dan kepala subbagian (kasubag) umum berinisial PR (49).

Saat dikonfirmasi melalui selulernya, Rabu (27/1), Hariman Satria SH LLM selaku pengamat hukum mengatakan seharunya pihak Kejari Kendari melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka tersebut karena menurutnya tindak pidana korupsi berbeda dengan tindak pidana lainnya.

“Seharunya pihak kejari selaku penegak hukum melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka tersebut dikarenakan tindak pidana korupsi merupakan tindak pidana yang luar biasa maka dibutuhkan penanganan yang luar biasa pula,” katanya.

Dirinya menambahkan undang-undang tindak pidana korupsi ancaman minimum khusus 1 tahun dan harus dilakukannya penahanan karena berpacu pada Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) pada pasal 21 ayat 1 dan 4 wajib hukumnya dilakukan penahanan terhadap ketiga tersangka korupsi tersebut dikarenakan tiga hal yakni, adanya hal yang akan menimbulkan untuk melarikan diri, adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan merusak atau menghilangkan barang bukti, dan adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan mengulangi tindak pidana.

“Berpacu pada KUHAP pasal 21 ayat 1 dan 4 wajib hukumnya dilakukan penahanan terhadap ketiga tersangka korupsi tersebut dikarenakan tiga hal yakni, adanya hal yang akan menimbulkan untuk melarikan diri, adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan merusak atau menghilangkan barang bukti, dan adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan mengulangi tindak pidana,” tambahnya.

Masih kata Hariman, seharusnya pihak kejari tidak usah bertele-tele dalam menangani perkara korupsi tersebut dan pihak kejari harus paham dengan pasal 21 ayat 1 dan 4 KUHAP.

“Pihak kejari tidak usah bertele-tele dalam menangani perkara korupsi LPMP dan seharusnya pihak kejari paham dengan KUHAP pasal 21 ayat 1 dan 4 dan ada apa sebenarnya sampai hari ini ketiga tersangka kasus korupsi LPMP tidak dilakukan penahanan?? ,”

Senada dengan Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi), Rizal Hadju mengatakan seharusnya pihak kejari melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka kasus korupsi LPMP karena berpacu pada pasal 21 ayat 1 dan 4 KUHAP.

“Berpacu pada pasal 21 ayat 1 dan 4 KUHAP seharusnya pihak kejari telah melakukan penahan kepada tiga tersangka tersebut dikarenakan akan ada kekhawatiran tersangka akan melarikan diri, tersangka akan menghilangkan barang bukti dan akan mengulangi tindak pidana yang sama,” simpulnya.

Dirinya menambahkan kewenangan untuk melakukan penahanan itu adalah dari kejari sendiri karena perkara ini sudah ditangani pihak kejari.

“Karena perkara korupsi LPMP telah ditangani pihak kejari nah seharusnya pihak kejari memiliki kewenangan untuk melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka,” ujarnya. (p5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top