Habis Periksa PPK, Target Polda Berikutnya Kadishut – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Habis Periksa PPK, Target Polda Berikutnya Kadishut

#Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit 2015 di Dishut Konut

KENDARI, BKK- Penyidik polisi, Rabu (20/1), memeriksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Konawe Utara (Konut) berinisial Mu.

Pemeriksaan berkait kasus dugaan korupsi pengadaan bibit dan penanaman jati dengan total anggaran sebesar Rp 879 juta, serta pengadaan eboni dan bayam dengan anggaran Rp 294 juta pada 2015 lalu.

Mu diperiksa penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Dia masih diperiksa sebagai saksi,” ujar Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, Rabu (20/1).
Perwira polisi dengan satu melati di pundak ini membeberkan, setelah itu penyidik bakal memeriksa Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan Kabupaten Konawe Utara (Konut) berinisial AS.

Selain itu, penyidik juga akan memeriksa mantan Kadishut Konut berinisial Nu yang telah pensiun.
Menurut Dolfi, kasus tersebut ditengarai telah memenuhi unsur melawan hukum. Alasan pertama, pengadaan bibit dan penanaman jati terjadi perbedaan besaran anggaran dalam kontrak dan daftar pagu anggaran (DPA).

Di mana, dalam kontrak tertera anggaran sebesar Rp 879 juta, sementara dalam DPA berjumlah Rp 1,176 miliar.

Sementara pengadaan eboni dan bayam, harusnya yang diadakan masing-masing sebanyak 2.750 bibit. Kenyataannya, hanya diadakan bibit eboni sebanyak 2.750 dan bibit bayam tidak lagi diadakan, sehingga pekerjaannya diduga fiktif.

“Yang lebih parahnya lagi, pencairan dana 100 persen, kedua kegiatan tersebut tidak berdasarkan fisik pekerjaan 100 persen. Sehingga di dalamnya terjadi konspirasi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dua kasus tersebut terjadi pada 2015 dan dalam kasus-kasus tersebut penerima atau ketua kelompok penerima eboni dan bayam berstatus sebagai anak kandung Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dishuta Konut berinisial Mu.

Penyidik Polda Sultra telah memeriksa dua wanita yang berperan selaku tim pemeriksa barang pengadaan barang dan jasa. Keduanya berisial Li dan Za. (r2/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top