Kasuistika

Akhirnya, Kasatpol PP Bombana Diterungku

Akhirnya, Kasatpol PP Bombana Diterungku

Akhirnya, Kasatpol PP Bombana Diterungku

RUMBIA, BKK- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Bombana Drs Andi Mapparenang resmi ditahan polisi, Rabu (20/1). Sebelumnya, ia menyandang status tanahan rumah, dan wajib lapor.

Dia dijebloskan dalam sel tahanan Kepolisian Resor (Polres) Bombana pada Rabu (20/1), atas kasus penganiayaan terhadap dua bawahannya, Kurnia (32) dan Sumiati (20), beberapa waktu lalu.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bombana Ajun Komisaris Polisi (AKP) Deddi Nuary SH yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, kemarin, membenarkan informasi penangkapan.

Sambung dia, penahanan Kasatpol PP Bombana ini dilakukan karena dinilai tidak kooperatif terhadap kebijakan kepolisian selama menjadi tahanan rumah.

“Tersangka diisyaratkan untuk tidak keluar rumah sampai masalah tersebut selesai sebagaimana diatur dalam pasal 22 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) tentang Penahanan,” paparnya.

Faktanya, kata dia, tersangka terkesan mengabaikan kebijakan tersebut.

“Kita sudah memberikan kebijakan kepadanya, namun tidak diindahkan. Tadi, saya ketemu dia masih keluar, makanya kami mengambil tindakan tegas untuk menahanannya di sel,” ujarnya.

Penahanan mantan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan pada Sekretariat Kabupaten (Setkab) Bombana ini juga dilakukan guna mengantisipasi terjadinya hal- hal yang tidak diinginkan.

“Keluarga korban pun keberatan jika Kasatpol PP ini masih tetap berkeliaran. Dasar ini pula sehingga penahanan kami lakukan,” ujarnya. (cr2/iis)

To Top