Kasuistika

Kasus RB Senilai 5 Miliar Makin Kabur, LPKI Minta Polda Kembalikan Kapal dan Barang

KENDARI, BKK- Sudah tiga bulan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penangkapan rombengan (RB) atau pakaian bekas ilegal 1.700 bal senilai Rp 5 miliar, namun hingga kini polisi belum menetapkan satu pun tersangka.

Kinerja penyidik Subdirektorat (Subdit) Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra jadi layak dipertanyakan.

Pasalnya, dalam waktu yang sudah cukup lama melakukan penangkapan, namun belum juga memberikan kepastian hukum.

Kasubditindag Ditreskrimsus Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agusman Gurning SIK mengakui, pihaknya belum menetapkan tersangka. Alasannya, banyak tapi tidak jelas.

“Kita periksa saksi ahli dulu, lalu kita lakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka,” ujarnya kepada jurnalis Berita Kota Kendari (BKK) saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (15/1).

Mengenai siapa yang dibidik untuk dijadikan tersangka, Gurning menyatakan, belum mengetahuinya. Gelar perkara, selalu jadi alasan. Klasik.

Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (LPKI) Sultra Dr LM Bariun SH MH berpendapat, dengan belum adanya tersangka itu berarti pihak kepolisian belum memberikan kepastian hukum.

Sehingga, menurut dia, jika hal itu terjadi maka polisi harus mengembalikan seluruh barang bukti, berupa RB dan kapal yang digunakan memuat pakaian bekas.

“Saya selaku Ketua LPKI Sultra meminta polda mengembalikan barang-barang itu ke pihak pemilik. Jangan ada keterlantaran, harus ada kepastian hukum,” pinta Bariun yang juga praktisi hukum.

Diketahui, Polda Sultra mengamankan 1.700 bal RB senilai Rp 5 miliar di Pelabuhan Kapal Kayu Kendari, Senin 26 Oktober 2015 lalu sekitar pukul 15.00 Wita.

Empat orang yang mengawaki kapal turut diamankan, masing-masing berinisial RM, GL, LJN, dan LH. Mereka kini masih berstatus saksi dan sementara masih disanksi wajib lapor.

Penangkapan dipimpin Kasubditindag Ditreskrimsus Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) A Gurning SIK.

RB sebanyak 1.700 bal dimuat KLM Sinar Timur yang berasal dari Wanci Kabupaten Wakatobi, rencananya akan dijual ke Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel), yang akan dibawa melalui jalur darat Kendari-Kolaka. (r2/iis)

To Top