Puluhan Penumpang KM Rida Dievakuasi – Berita Kota Kendari
Headline

Puluhan Penumpang KM Rida Dievakuasi

Para penumpang Kapal Rida Perdana saat dievakuasi di atas kapal milik Basarnas. (Foto:0nno/bkk)

Para penumpang Kapal Rida Perdana saat dievakuasi di atas kapal milik Basarnas. (Foto:0nno/bkk)

Kerusakan Mesin, Terombang-ambing di Selat Labengki

KENDARI, BKK – Tidak kurang dari 20 penumpang KM Rida Perdana terpaksa dievakuasi petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dan Badan SAR Nasional Kendari, Selasa (12/1) sekitar pukul 12.00 Wita. Para penumpang kapal rute Kendari-Kaleroang itu dievakuasi menyusul terjadinya kerusakan mesin kapal.

Kapal bertolak dari Keleroang menuju Kendari, dengan membawa penumpang kurang lebih 20 penumpang dengan Nakhoda bernama Ruslan.

Dalam perjalanan menuju Kendari, tiba-tiba kapal mengalami kerusakan pada mesin, sehingga kapal tidak bisa melanjutkan perjalanan, dan terombang-ambing gelombang laut di Selat Labengki sekitar pukul 12.00 Wita.

Kepala Syabandar dan Otoritas Pelabuhan Kendari, Drs Akhriadi SH MH mengaku mendapat laporan langsung memerintahkan anggota Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) nya untuk melakukan evakuasi.

Delapan anggota KPLP langsung menuju Selat Labengki dengan menggunakan kapal negara patroli (KNP) 370 milik Syabandar. Badan SAR Nasional juga ikut melakukan evakuasi kepada penumpang kapal tersebut.

“Setelah kami tiba di lokasi, kami langsung melakukan pengecekkan mesin kapal, bekerja sama kepada tim Basarnas, ” kata Achmad SSi saat ditemui di pelabuhan Kendari.

Setibanya di lokasi petugas KPLP dan anggota SAR langsung turun melakukan pengecekkan, dan ternyata mesin plent pompa bahan bakar pecah, mengakibatkan mesin tidak dapat berbunyi.
Kru (KNP) 370 sempat mencoba membantu memperbaiki agar mesin dapat berbunyi, namun tidak berhasil.

Akhirnya petugas KPLP memutuskan KNP 370 menonda (menarik) KM Rida Perdana dari selat Labengki menuju Kendari, sedangkan Basarnas mengevakuasi penumpang kapal tersebut.

“Untungnya ombak tidak begitu keras, dan saya biasa-biasa saja, tidak panik karena dekat dengan pulau dan Selat Labengki,” kata salah satu penumpang H Lundi saat ditemui wartawan koran ini.

Kepala Seksi Operasi Basarnas mengatakan, menuju kelokasi pukul 14.00, dengan membawa kurang lebih 22 anggota Basarnas, untuk melakukan evakuasi kepada penumpang kapal. dan sampai di Kendari pukul 06.15 Wita

Kini kapal tersebut diamankan di didermaga SAR, sedangkan Nakhoda diperiksa oleh pihak syabandar, dan tidak ada korban dalam kerusakan mesin tersebut. (p4/lex)

Click to comment
To Top