Kasuistika

Mantan Ketua KPU Kendari Diperiksa Jaksa

#Soal Pencairan Uang Rp 1 Miliar dari Rekening Pribadinya

KENDARI, BKK- Ada fakta baru di Pengadilan Tipikor yang menyeret nama mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari Syam Abdul Jalil. Ini berkait buku rekening yang dimilikinya di Bank Artha Graha.

Berkait itu, ia akan diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari soal pencairan uang Rp 1 miliar.

Rekening itu terungkap, Selasa (11/1), saat sidang lanjutan perkara korupsi anggaran Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kendari 2012.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari Tajuddin SH, Rabu (12/1).

“Kami memanggil Syam Abdul Jalil untuk meminta buku rekening dalam fakta persidangan di Pengadilan Tipikor. Dan, buku rekening di Bank Artha Graha tersebut kami sudah terima dan hingga kini masih dalam proses pengembangan,” paparnya, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Saat ditanyai apakah Syam Abdul Jalil bisa terlibat dalam perkara ini? Tajuddin belum bisa berkomentar dengan alasan perkara ini masih dalam proses pengembangan.

“Yang pasti, tunggu saja,” tambahnya.

Terpisah, Syam Abdul Jalil yang berhasil ditemui usai diperiksa jaksa mengatakan, dirinya sudah memenuhi panggilan jaksa dan sudah menyerahkan buku rekening Bank Artha Graha yang diminta.

Saat ditanyai mengenai rekening pada Bank CIMB Niaga, Syam mengungkapkan, rekening uang pada rekening tersebut adalah miliknya yang berjumlah Rp 300 juta dan Rp 290 juta diserahkan kepada Purbatin selaku Bendahara KPU Kota Kendari saat itu.

Dan, buku rekening Bank CIMB Niaga masih sementara diurus.

“Untuk rekening pada Bank CIMB Niaga sebenarnya itu adalah milik pribadi saya, dan uang pada rekening tersebut berjumlah Rp 300 juta lalu saya melakukan penarikan sebesar Rp 290 juta untuk saya serahkan kepada Purbatin yang saat itu menjadi Bendahara KPU Kota Kendari. Dan, untuk rekening CIMB Niaga saya lagi sementara mau mengurusnya untuk kemudian saya serahkan kepada pihak Kejari,” terangnya. (p5/iis)

To Top