Rasak dan Ishak Bertemu, Bargaining Pasangan? – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Rasak dan Ishak Bertemu, Bargaining Pasangan?

KENDARI, BKK – Momentum pemilihan walikota Kendari yang kian dekat, tentu saja dimanfaatkan para kandidat disamping melakukan sosialisasi ke masyarakat, juga menjejaki komunikasi dengan sesama kandidat untuk membuka kemungkinan maju berpasangan.

Pertemuan para kandidat itu bisa dilakukan secara resmi, juga dilakukan dalam acara-acara keluarga, baik pesta perkawinan maupun kedukaan.

Seperti yang terjadi antara dua kandidat walikota Ishak Ismail dengan Abdul Rasak, yang keduanya bertemua atau bersilaturahmi saat Rasak menggelar acara peringatan 100 hari kematian ibunya, Selasa (12/1).

Dalam acara itu keduanya tampak akrab dan saling berdiskusi beberapa saat, hingga menarik perhatian publik yang hadir dalam acara itu. Bahkan diantara, tamu ada yang berbisik-bisik keduanya cocok berpasangan.

Sebenanrya rencana berpasangannya Rasak dengan Ishak Ismail sudah menyeruak ke publik, namun informasinya belum mengerucut, karena keduanya sama-sama mengincar kursi walikota.

Ishak Ismail yang ditemui di kediaman Rasak usai menghadiri acara pelepasan 100 hari, mengatakan, kedatangannya dalam acara tersebut karena undangan resmi yang diberikan Rasak. Selain itu posisinya dengan Rasak juga merupakan sahabat yang dekat sejak dulu bukan hanya pada momentum Pilwali.

“Saya dengan Rasak telah berteman sejak dulu, dan kedatangan saya tidak ada hubungannya dengan bargaining untuk pilwali2017 nanti,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dalam pilwali juga dirinya telah mendapatkan tawaran partai dari beberapa partai besar, seperti PDIP, Gerindra, Nasdem, dan Golkar, walaupun ada jalur independen yang disiapkan. Ia juga mempertegas kedudukannya nanti dalam pilwali untuk tetap menjadi kosong satu bukan wakil.

“Saya tetap maju untuk menjadi kosong satu bukan wakil, dan saat ini sudah ada tawaran beberapa partai besar untuk saya, walaupun ada juga jalur independen namun itu bisa menjadi cadangan nanti,” tambahnya.

Sementara itu, Abdul Rasak juga mengatakan, kedatangan Ishak berdasarkan undangan resmi, tidak pada masalah politik. Bukan hanya Ishak yang hadir tapi Musakir juga ikut hadir, dan keduanya juga merupakan kandidat dalam Pilwali 2017 nanti.

“Yang hadir merupakan undangan resmi yang kami berikan sebagai bentuk kekeluargaan bukan pada persoalan politik,” terangnya.

Untuk urusan pasangan calon, lanjutnya, itu lain lagi pembahasannya, dan semua jelas setelah musyawarah wilayah (muswil) dan musyawarah daerah (musda) Partai Amanat Nasional (PAN) yang kemungkinan diselenggarakan di Februari.

“Untuk pasangan calon siapa nanti yang saya pilih, nanti deklarasinya setelah musda dan muswil PAN di Februairi baru pasti. Entah itu Ishak atau yang lainnya untuk pasangan akan saya bahas dulu dengan tim secara dalam, baru dipublikasikan, saat ini semua masih berpeluang,” tutupnya.(m2/lex)

Click to comment
To Top