Lingkar Sultra

Kasatpol PP Bombana Resmi Jadi Tersangka

RUMBIA, BKK- Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Bombana resmi menetapkan status tersangka atas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Drs Andi Mapparenang.

Penetapan ini berkait kasus penganiayaan dua anak buahnya, Kurnia (32) dan Sumiati (20).

Hal itu diungkapkan Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat (Kasubaghumas) Polres Bombana Inspektur Polisi Satu (Iptu) Sahar, saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Selasa (12/1).

Ia menjelaskan, setelah melakukan penyelidikan, pihak kepolisian telah memperoleh dua alat bukti yang sah berkait kasus ini.

“Berkasnya sementara dirampungkan. Untuk alat bukti berupa keterangan saksi maupun korban, termasuk barang bukti berupa surat visum rumah sakit, juga sudah kami terima,” terang Sahar.

Ditanya soal penahanan tersangka, mantan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Poleang Timur ini mengatakan, Polres belum melakukan penahanan. Walau begitu, tegas dia, proses hukum akan tetap berjalan.

“Penahanan tersangka masih dipertimbangkan oleh penyidik. Alasan subjektif penahanan adalah tersangka dikhawatirkan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti atau dikhawatirkan mengulangi perbuatannya,” paparnya.

Atas kasus ini, lanjut dia, Andi Mapparenang dijerat pasal 351 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan.

Pasal ini, tambah Sahar, mengandung ancaman pidana kurungan dua tahun dan delapan bulan penjara. (cr2/iis)

To Top