Beranda

40 PNS Pemprov Belum Terdata di BKN

KENDARI, BKK – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra), Hj Nur Endang Abbas, mengungkapkan, hingga batas akhir e-PUPNS, sebanyak 108 PNS lingkup Pemprov Sultra yang belum terdata di website Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Hal itu tertuang dalam surat edaran (SE) Kepala BKN nomor K26-30/V2-1/99 tertanggal 5 Januari 2016.

Kata dia, atas laporan ini, Sultra pun melakukan penelusuran PNS yang masih enggan menginput datanya. Hasilnya, 67 PNS telah memasuki Batas Usia Pensiun (BUP). Demikian mereka sengaja tidak melakukan penginputan. Sementara 41 PNS lainnya tanpa keterangan.

“Agar status kepegawaiannya tidak dicabut, makanya kami telah menyurati seluruh pimpinan SKPD untuk memberi peringatan bagi PNS yang belum terdata di e-PUPNS,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/1).

Ia juga mengingatkan bagi PNS yang merasa belum terdata di e-PUPNS harus segara mendaftar, karena Pemerintah pusat telah menambah masa pendaftaran hingga tanggal 31 Januari mendatang, hingga batas waktu yang telah ditentukan belum terinput maka secara otomatis status kepegawaiannya akan dicabut.

Demikian dari surat yang telah dikirim, baru Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Sultra yang membalas surat BKD, berdasarkan klarifikasi, Dua pegawainya tercantum dalam surat BKN, satu diantaranya memang masih aktif, namun satunya telah meninggal dunia.

“Yang tersisa 40 yang dianggap belum terdaftar, sementara balasan surat dari SKPD lainnya belum masuk, makanya, kami meminta perhatian masing-masing SKPD untuk menindaklanjuti surat yang ditandatangani Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra tanggal 8 Januari lalu,” ujarnya.

Respons PNS yang belum mendaftar ulang sangat minim, hingga kini, mereka tak kunjung menginput datanya, padahal jelas-jelas, status kepegawaian mereka terancam dicabut,

Namun bila tidak diindahkan, BKD juga tidak bisa memaksakan. Tahap verifikasi data melalui masih terus berlangsung. Jumlah data yang diserahkan ke BKN regional Makasar (level III) sudah berkisar 2 ribuan. dibandingkan per 31 Desember lalu yang hanya 1.035 PNS berarti ada peningkatan.

“Data yang tengah diverifikasi ini terus bergerak atau berubah, sebab data yang dianggap lengkap disetiap level akan diserehkan ke level diatasnya, Tapi bila dianggap belum lengkap, akan dikembalikan untuk diperbaiki,”pungkasnya. (p2/jie)

To Top