Fokus Tugas Pokok, Keluarga Tetap Nomor Satu – Berita Kota Kendari
Feature

Fokus Tugas Pokok, Keluarga Tetap Nomor Satu

AKBP-ILHAM-SAPARONA

# AKBP Ilham Saparona Hasibuan SIK, Kapolres Kendari

Berbekal kesungguhan besar mengejar cita-cita massa kecil untuk mengabdikan diri di kepolisian yang dianggapnya sebagai profesi paling mulia. Ditambah lagi termotifasi dari seorang ayah yang berlatar belakang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), membuat Kepala Kepolisian (Kapolres) Kendari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ilham Saparona Hasibuan SIK berusaha maksimal dalam menggapai impiannya.

La Ode Kasman Angkosono, Kendari

Profesi mulia itu tergambar dari tugas polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta sebagai penegak hukum. Hanya saja profesi itu kadang-kadang disalahgunakan oknum-oknum tertentu, sehingga nama organisasi polisi tercoreng.

“Kalau diliat dari tugas memang polisi suatu profesi yang mulia, hanya kadang-kadang suka disalahgunakan oknum-oknum. Sehingga nama organisasi ini yang tercemar di masyarakat. Kalau liat tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Kemudian penegak hukum,” ujarnya.

Impian untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dan jejak sang ayah tercapai setelah tamat sekolah menengah atas (SMA) pada 1990, ia langsung mengikuti tes dan akhirnya dinyatakan lulus.

Tempo itu polisi masih gabung dengan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), Ilham yang masih berusia 18 tahun dan menjadi persyaratan umur minimal mendaftar di Kodam V Jaya Jakarta. Dan akhirnya dia ditunjuk bergabung di korp baju coklat.

“Alhamdulillah sekali tes. Saat tamat SMA umur 18 tahun saya langsung masuk,” katanya.

Tiga tahun mengikuti pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) di Magelang, pada 1994 Ilham menjalani penugasan pertama sebagai Komandan Pleton (Danton) pada Direktorat Shabara Ditsabara) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.

Dari situ makin tumbuh kesadaran, jika profesi yang dipilihnya tersebut mengharuskan untuk selalu mendekatkan diri pada masyarakat.

Dalam mengabdikan diri kepada negara dan masyarakat, ayah tiga anak ini telah melalui beberapa jabatan yang ada di fungsi Polri. Diantaranya, Kepala Satuan Kasat (Kasat) Intel dan Kasat Reserse Kriminal (Kasatreskrim).

Pada beberapa fungsi itu mulai merasakan ada beberapa hal yang tidak menyenangkan dalam menjalankan tugas kesehariannya. Misalnya, ada kasus yang belum terungkap atau sulit terungkap.

Kemudian, saat diamanahkan untuk menjadi Kapolres Kendari, hal yang tidak menyenangkan itu adalah adanya oknum anggota yang melakukan pelanggaran. Karena, baginya sebagai atasan  turut bertanggung jawab mengenai hal itu. Sehingga, masalah-masalah tersebut menjadikannya seolah memikul beban yang begitu berat.

Namun, dibalik dari masalah yang muncul ada hal yang sangat menyenangkan baginya. Misalnya, adanya kasus yang ditangani, mulai dari ringan sampai pada kasus berat dapat diselesaikan seluruhnya sesuai waktu yang diharapkan. Kendati itu bisa menguras tenaga dan pemikiran, namun bagi suami Ririn Sugiarti ini, itu merupakan hal yang dapat menyenangkannya sebagai atasan.

“Yang tidak menyenangkan itu ada kasus yang tidak terungkap atau sulit terungkap. Kemudian anggota melakan pelanggaran, karena sebagai atasan itu menyangkut tanggung jawab kita, sehingga menjadi beban juga,” tuturnya.

Bagi ilham, selama berkarir di kepolisian ia tidak merasa memiliki prestasi. Karena ada tidaknya prestasi, yang wajib menilai itu adalah orang lain, bukan dirinya sendiri.

Sebab, prinsip pribadi dia adalah yang terpenting dalam menjalankan tugas di kepolisian bertindak sesuai aturan yang berlaku dan selalu berusaha jadi orang baik.

“Kalau prestasi jangan saya menilai sendiri, itu oranglain yang menilai. Karena saya prinsipnya begini, kita jadi orang berusaha baik, dan kalau tidak berusaha untuk baik. Polisi itu jangan nakal, jangan arogan, jangan sadis, jangan menyalahgunakan wewenang,” pungkasnya.

“Kalau masyarakat menilai Kota Kendari telah aman dari bentrokan dan itu prestasi silahkan. Namun perlu diketahui bahwa itu atas kerjasama antara kepolisian, TNI, Pemda, dan masyarakat. Bukan karena prestasi polisinya, bukan karena Kapolresnya. Karena saya hanya mensinergiskan aparat-aparat yang ada dan masyarakat,” tambahnya.

Menurut Ilham, dia bentuk keberhasilan adalah apa yang direncanakan dan diharapkan bisa mencapai target sehingga mendapatkan output dan income yang baik.

Sesibuk apapun dalam menjalan tugasnya di kepolisian, namun polisi kelahiran Jakarta 44 tahun silam ini, selalu menyempatkan diri mencari waktu luang untuk santai bersama keluarga. Meski tetap fokus pada tugas pokok dan tanggung jawabnya, tetapi baginya adalah keluarga tetap nomor satu.

“Tetap prinsip saya, keluarga nomor satu. Karena sesibuk apapun kita, pasti bisa meluanglan waktu untuk keluarga. Tetap fokus pada tugas pokok saya dan tanggung jawab saya, namun pada waktu senggang tetap keluarga nomor satu,” tuturnya.

Ketika pulang kantor, kadang-kadang mengajak keluarganya keliling Kota Kendari. Waktu senggang itu pula dimanfaakannya sebagai bentuk patroli memantau situasi dalam kota, sehingga ia selalu membawa radio HT.

“Biasanya kalau bawa keluarga keliling selalu bawa HT sambil melihat situasi. Jika ada kejadian saya langsung sampaikan sama anggota,” akuh perwira polisi dua melati di pundak yang hobi memancing ini.

Sesekali juga keluarga diajak belanja di Mall dan diajak menikmati keindahan beberapa tempat wisata yang ada di Kota Kendari dan sekitarnya. Seperti, Wonua Monapa dan Waterpark. (**)
Nama            : AKBP Ilham Saparona Hasibuan SIK
Tempat/Tanggal Lahir    : Jakarta 11 Agustus 1971
Agama        : Islam
Hobi             : Mancing dan Jalan-jalan
Riwayat Pendidikan
1984             : Lulus SD IKKH Jakarta
1987            : Lulus SMPN 88 Jakarta Barat
1990            : Lulus SMAN 78 Jakarta Barat
1993            : Lulus Akpol
Riwayat Jabatan    :
Danton Shabara Polda Metro Jaya
Kanit Jatandras Polres Bekasi
Kasat Intel Polres Bekasi
Kasat Reskrim Polres Bekasi
Kasubdit Indag Produk pada Direktorat Ekonomi Khusus Polda Metro Jaya
Wakapolsek Taman Sari Jakarta Barat
Kabagops Polres Singkawang Kalimantan Barat
Wakapolres Sambas Kalimantan Barat
Wakapolres Ketapang Kalimantan Barat
Kabag Dalpers Polda Kalimantan Barat
Kasubdit Tipiter Polda Kalimantan Barat
Kabag Binops Binmas Polda Sultra
Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sultra
Kapolres Kendari
Data Keluarga        :
Istri        : Riri Sugiarti
Anak        : 1. Audrica Ewaldo
: 2. Edrica F Singka
: 3. Sandrica E Fred Lyna

Click to comment
To Top