Lingkar Sultra

Jelang Pilkada, 124 Kades di Muna “Pelesir” ke Jogyakarta

#Makan Anggaran Rp 1,2 Miliar

RAHA, BKK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna akan memberangkatkan 124 kepala desa ke Desa Sukoharjo Jogyakarta. Ini terjadi di tengah defisit anggaran sebesar Rp 59 miliar. Terlebih, jelang pemilihan kepala daerah (pilkada), isu begini langsung heboh.

Informasi ini dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMD) Muna Nazarudin SE MSi, Kamis (3/9), pada wartawan koran ini.

“Ada 124 kades yang akan berangkat studi banding ke Desa Sukoharjo di Jogyakarta,” terangnya.

Tahap pertama, akan berangkat pada Jumat (4/9) sebanyak 50 kades. Rombongan kades ini akan dilepas oleh Bupati Muna H LM Baharudin dari Kantor Bupati Muna.

“Biaya masing masing kades Rp 10 juta per orang. Sumber dananya dari APBD Desa yang bersumber dari ADD Muna (alokasi dana desa). Tidak dibenarkan kalau mereka gunakan dana dari APBD dan dana desa,” paparnya. Total merogoh anggaran sebesar Rp 1,2 miliar.

Studi banding selama lima hari. Desa Sukoharjo Kabupaten Bantul, Jogyakarta dipilih karena desa ini juara pengelolaan keuangan desa, Juara I LombaI Desa Nasional 2014.

“Studi banding ini digelar bertahap. Usai gelombang pertama, menyusul kades lainya sebanyak 124 kades yang akan ke sana,” tambahnya.

Di tempat terpisah, anggota Lomsi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna, La Irwan mengatakan, dewan tidak tahu-menahu akan kegiatan itu.

“Sumber dananya dari mana itu studi banding para kades. Ramai-ramai keluar daerah, wah, tidak bisa dibiarkan ini. Kita akan panggil pihak PBMD untuk menjelaskan semuanya. Senin pekan depan akan kita hearing pihak BPMD agar mereka jelaskan hal ini,” kata politikus Partai Hanura, kemarin. (cr1/iis)

To Top