Headline

Pemilik Toko Pakaian Ditebas

 Pemilik toko pakaian, Wa Cece saat dirawat di RSUD Raha. (foto: fitri/bkk)

Pemilik toko pakaian, Wa Cece saat dirawat di RSUD Raha. (foto: fitri/bkk)

*Dua Pelaku Ditangkap Saat Melarikan Diri

RAHA, BKK – Pemilik toko pakaian anak-anak yang terletak di sekitar alun-alun Kota Raha, Wa Cece, menjadi korban pembacokan dua orang pemuda bernama Syahrir Rahman (24) dan Saddam bin Mustamin (24), Senin (27/4/2015) sekitar pukul 18.00 Wita.

Kejadian bermula saat para pelaku berpura-pura masuk ke dalam toko dengan maksud membeli baju orang dewasa, padahal di toko itu hanya menjual pakaian anak-anak. Korban kemudian menyampaikan bahwa hanya menyediakan baju khusus anak-anak.

Saat korban hendak membuka laci meja, salah seorang pelaku langsung melayangkan parang ke arah korban sehingga melukai lengan kiri bagian atas korban. Selain Wa Cece, seorang pembantu turut menjadi korban dengan luka di pelipis kiri akibat terbentur di pintu.

Setelah melukai korban, kedua pelaku langsung melarikan. Sementara, kedua korban atas bantuan keluarganya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raha, dan langsung mendapat penanganan medis

Mendapat informasi adanya tindakan kriminal, Kapolres Muna AKBP Sempana Sitepu langsung memerintahkan jajaran untuk berjaga di titik-titik perbatasan Muna dan mengamankan mobil-mobil yang dicurigai.

Langkah tersebut ternyata cukup ampuh. Kedua pelaku Syahrir Rahman (24) dan Sadam Mustamin ( 24) berhasil ditangkap di Kecamatan Tungkuno sekitar pukul 18.00 Wita, atau empat jam setelah kejadian.

Diduga kedua pelaku dalam perjalanan akan melarikan diri di wilayah Kota Baubau. Karena setelah polisi mengidentifikasi keduanya beralamat di Desa Wakonti Kecamatan Wolio Kota Bau Bau.

Mereka menggunakan satu unit mobil minibus berwarna silver. Setelah polisi melakukan penggeledahan, ditemukan uang Rp 7 juta dan baju switer.

Setelah menangkap keduanya, anggota Polsek Tongkuno mengirimkan foto pelaku melalui telepon seluler kepada anggota Polres di Raha, untuk diperlihatkan kepada korban apakah benar mereka pelakunya. Setelah melihat foto pelaku, korban membenarkan jika kedua orang itu adalah pelakunya.

Akhirnya saat itu juga kedua pelaku diamankan, dan menyita uang Rp 7 juta, baju switer dengan penutup kepala, dan satu unit mobil. Sedangkan parang yang mereka gunakan menebas sudah dibuang pelaku.

Masih dari Sempana, ketika disinggung motif penganiayaan dengan penebasan terhadap korban, kata perwira dengan dua melati di pundak itu, masih dilidik. “Apa motif pelaku kita masih kembangkan. Terlebih tidak ada kerugian meteril pada korban. Untuk sementara masih unsur penganiyaan. Kedua pelaku sudah kita tahan di Polres Muna sekarang,” ujarnya.

To Top