Lingkar Sultra

Pemkab Kolaka Ratakan Bangunan Pasar

Bupati Kolaka menyaksikan pembongkaran bangunan Pasar Raya Mekongga yang sebelumnya terbakar.

Bupati Kolaka menyaksikan pembongkaran bangunan Pasar Raya Mekongga yang sebelumnya terbakar.

KOLAKA, BKK- Pemerintah Kbaupaten (Pemkab) Kolaka meratakan puluhan los bangunan Pasar Raya Mekongga, Kamis (23/4), menggunakan alat berat. Pasar ini beberapa waktu lalu terbakar.

Pembongkaran bangunan menggunakan tiga alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kolaka, disaksikan langsung Bupati Kolaka H Ahmad Safei, didampingi Asisten I HM Ismail, Kadispenda Samsul Kadar, Plt Kadis Kehutanan H Bakri, Plt Kepala BLHK Wardi, serta sejumlah pejabat. Setelah bangunan rata dengan tanah, selanjutnya bahan material diangkat keluar dari pasar.

“Kalau ada masyarakat yang menginginkan, ini (bisa) dijadikan timbunan, silahkan ambil,” kata Bupati.

Berkait pembongkaran ini, Ahmad Safei mengungkapkan, pihak Pemkab Kolaka melakukan pembongkaran bangunan yang sebelumnya terbakar karena sudah lapuk dan berbahaya. Sebagian gedung sudah goyang, sehingga dikhawatirkan ketika datang angin, bangunan akan ambruk dan menimpa warga.

“Karena itulah dilakukan pertemuan dengan para tokoh dan pedagang pasar, yang mana hasilnya disepakati dibongkar yang kemudian dibangun lagi,” terangnya.

Mantan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Kolaka ini juga mengaku bahwa secara estetika, memang bangunan pasar sudah tidak memenuhi syarat, jika melihat toko-toko yang ada di depan yang sudah tiga tingkat, sementara bangunan di pasar hanya satu tingkat.

“Karena itulah, nantinya akan dibangun dua atau tiga tingkat dengan gaya moderen, minimal seperti Pasar Butung di Makassar atau Mall Mandonga,” paparnya.

Untuk membangun kembali toko yang diratakan, ada beberapa opsi yang ditawarkan. Salah satunya, kerjasama antara pemkab dan pedagang pasar.

“Sebab, jika harus menggunakan jasa developer itu sangat mahal. Karena itulah telah disepakati tidak menggunakan developer, tapi sharing antara pemkab dan pedagang pasar, untuk membangun bersama,” bebernya.

Ditegaskan, pedagang yang tokonya terbakar akan dijadikan prioritas. Dalam membangun pasar yang berlantai dua atau tiga, Bupati mengaku, akan menggunakan dana APBD maupun APBN. Karena itu, pihaknya akan menguasahakannya. Tentunya dengan terbangunnya gedung pasar yang baru, ada peluang bagi para pedagang lainnya yang ada di Kolaka untuk menjual di Pasar Raya Mekongga.

Salah seorang pedagang yang tokonya terbakar, Hj Subaeda pada kesempatan itu meminta Bupati, supaya mereka ditempatkan di ruko sementara, sesuai urutannya ketika dulunya menjual. Sehingga, mereka tidak dirugikan, sambil menunggu terbangunnya toko yang baru.

To Top