Kasuistika

Kuitansi Kasus PU Ungkap Sejumlah Nama Baru

Ilustrasi

Ilustrasi

RAHA, BKK- Tidak lama lagi pihak-pihak yang diduga menerima sejumlah uang dari proyek perencanaan desain jalan dan jembatan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Muna tahun 2013, bakal terkuak.

Kabar buruk ini menyusul tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Taha berhasil menyita setumpuk kuitansi dari tangan mantan Kepala Dinas (Kadis) PU Muna Yamin Imran. Ia merupakan tersangka dalam kasus ini.

“Ada beberapa dokumen kuitansi dan beberapa surat yang berhubungan dengan penggunaan anggaran desain proyek perencanaan. Kuitansi itu asli sebanyak 20 lembar. Sedangkan dokumen surat fotokopi ada satu lembar yang kita sita berisi tentang rincian pengeluaran dana,” terang Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) yang merangkap Humas ini.

Kata Musril, kuitansi yang disita dari tangan Yamin Imran tidak berhubungan langsung dengan proyek, tapi ada hubungannya dengan perkara. Dia juga menerangkan kronologis munculnya kuitansi itu.

Melalui dokumen kuitansi itu mengemuka ada beberapa nama oknum aprat sipil negara (ASN) di Dinas PU Muna tertera dalam kuitansi. Pun ditemukan ada pihak luar, dan freelancer.

Sebelumnya, tersangka Yamin Imran tiba-tiba terlihat di Kejari Raha. Ia menggunakan setelan kemeja lengan pendek bergaris, dipadu jeans cokelat, dan kopiah biru. Ia langsung bertemu dengan Ketua Tim penyidikan kasus dugaan Korupsi di Dinas PU Muna.

Rupanya, ia memmbawa sejumlah kuitansi dan dukumen yang diminta jaksa.

To Top