Beranda

Anak Jalanan Wajib Dibuatkan Tempat Penampungan

Menteri Yohana

Menteri Yohana

KENDARI, BKK – Keberadaan anak-anak jalanan, yang sering berada dilampu-lampu merah dan pusat-pusat perbelanjaan, membuat menteri Pemberdayaan Perempauan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, prihatin.

Dalam serangkaian kunjungan kerjanya (Kunker) di kantor Wali Kota Kendari, Kamis (26/2). Wanita yang akrab disapa Yohana ini mengatakan, keberadaan anak-anak jalanan yang hampir ada diseluruh kota di Indonesia semakin hari semakin memprihatinkan, dan harus segera mendapat perhatian khusus.

“Anak-anak adalah masa depan suatu daerah, kita sebagai pemerintah baik di kementerian maupun pemerintah daerah, harus menaruh perhatian khusus kepada mereka, karena mereka adalah aset,” katanya.

Menteri perempuan pertama dari Papua ini juga mengatakan, keberadaan mereka harus segera diperhatikan, dengan membuatkan tempat-tempat penampungan dan pembinaan khusus bagi anak-anak jalanan.

“Itu juga yang sedang kami gagas di kementerian kami, mereka harus dibuatkan tempat penampungan dan harus wajib untuk melanjutkan sekolah mereka. Karena mereka semua adalah aset kita,” tambahnya.

Dirinya juga mengatakan, keberadaan anak-anak jalanan, sangat rentan akan tindakan kejahatan, baik kejahatan fisik maupun kejahatan seksual. Dirinya berharap, semua pihak harus terus memikirkan nasib dan masa depan anak jalan, baik kementerian, pemerintah daerah dan semua pihak yang terkait.

“Saat ini kami sedang mengusahakan, agar setiap daerah mempunyai Pusat Pelayanan Terpadu, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) diseluruh Provinsi, kabupaten/Kota diseluruh Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Abdul Razak, setuju dengan apa yang dikatakan oleh menteri. Bahkan dirinya mendukung, jika di Kendari dibuatkan satu tempat khusus untuk penampungan anak jalanan.

“Jelas kami mendukung hal itu, dalam undang-undang juga sudah mengamanahkan bahwa anak jalanan itu adalah tanggung jawab negara. Nah kita pemerintah yang berada didaerah juga harus wajib memelihara mereka,” katanya. Kamis (26/2). (p8)

To Top